20.1 C
New York
Minggu, Juni 21, 2026
BerandaPeristiwaDiduga Pakai Headset, Pelajar Tewas Tertabrak Kereta Api di Citangkil Cilegon

Diduga Pakai Headset, Pelajar Tewas Tertabrak Kereta Api di Citangkil Cilegon

-

CILEGON, Selatsunda.com –  Seorang pelajar SMK Fatahillah tewas tertabrak kereta api saat melewati perlintasan rel di Lingkungan Kubang Sepat, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Selasa (11/10/2022). Pelajar berinisial MH ini tewas tertabrak kereta diduga saat melintasi rel dengan motor yang dikemudikannya tengah menggunakan headset.

Menurut sekuriti SMK Fatahillah, Ahmad Royani, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.05 WIB. Saat kejadian, korban hendak melintasi rel kereta yang tak jauh dari sekolah dengan motor metik Scoopy yang dikendarainya. Saat itu pula, Kereta Api Lokal dari arah Rangkas menuju Merak, melintas.

Royani dan warga setempat sempat berteriak kepada korban untuk berhenti karena kereta api melintas. Namun, kecelakaan pun tak terhindarkan. Ia menduga, korban yang saat itu menggunakan helm fullset tidak mendengar teriakan karena menggunakan headset.

“Saya sudah teriak, anak itu (korban) masuk posisi benar-benar samping pojok, akhirnya tertabrak,” ujar Royani.

Akibat kejadian itu, korban terpental hingga kurang lebih 100 meter. Korban diperkirakan meninggal dunia saat kejadian.

“Saat ini korban dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika,” terangnya.

Sementara, Kasat Pantas Polres Cilegon, AKP Yusuf Dwi Admodjo membenarkan peristiwa tersebut. Korban tertabrak kereta diduga saat mengendarai motor menggunakan headset. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Iyah korban langsung meninggal dunia. Sebelum kejadian, korban yang melintas ini diduga sedang menggunakan hadset. Korban  terpental hingga 120 meter sehingga korban langsung meninggal dunia,” katanya.

Pasca kejadian, petugas langsung membawa  korban ke RSKM Cilegon. Kasus laka kereta tersebut kemudian ditangani lebih lanjut Satreskrim Polres Cilegon.

“Sementara, polisi masih menunggu keluarga guna kepentingan identifikasi dan penyelidikan. Untuk penanganan dilimpahkan ke unit reskrim Polsek Ciwandan,” ujarnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen