CILEGON, Selatsunda.com – Realisasi investasi di Kota Cilegon hingga Oktober Tahun 2022 mencapai Rp 10,5 Triliun. Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon, Tb Dendi Rudiatna mengatakan, pencapaian realisasi tersebut berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Ia mengklaim, realisasi investasi yang dicapai telah melebihi target dari yang ditentukan sekitar Rp 8 Triliun atau naik hingga 120 persen.
“Sampai semester II 2022 aja sudah mencapai Rp 10 triliun. Kemungkinan, hingga akhir 2022 bisa lebih tinggi lagi. Sebab, di 2021 saja pencapaian realisasi investasi telah mencapai Rp 17,8 triliun,” kata Dendi, Selasa (11/10/2022).
Dendi menambahkan, ada sejumlah perusahaan yang menopang realisasi investasi naik. Perusahaan itu diantaranya PT Lotte Chemical Titan, PT Candra Asri dan PT Indo Raya Tenaga.
“Untuk nilai investasi PT Lotte Chemical Titan mencapai Rp 4,6 triliun, PT Indoraya Tenaga mencapai Rp 2,7 triliun dan PT Candra Asri mencapai Rp 900 miliar. Hal ini didukung dengan pembangunan infrastruktur, contohnya di pelabuhan, dan kawasan industri. Keberadaan pelabuhan ini di mana, kapal langsung mendarat ke dermaga sehingga menyumbang investasi,” tambahnya.
Senada dengan Dendi, Analais Kebijakan Ahli Muda pada DPMPTSP Kota Cilegon Toni Irawan secara rinci menyampaikan, nilai investasi tersebut berasal dari PMDN pada semester I sebesar Rp 1,86 miliar naik menjadi Rp 10,5 triliun dan PMA sebesar Rp 10, 349 miliar.
“Pertumbuhan PMA yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan PMDN, menunjukkan investor global mulai nyaman dan yakin terhadap stabilitas regulasi serta kebijakan pemerintah dalam mendorong investasi masuk ke Kota Cilegon. Jadi PMDN dan PMA sama-sama tumbuh, ini yang kami inginkan agar investasi berkualitas,” pungkasnya. (Ully/Red)

