CILEGON, SSC – Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu (PPKT) Kota Cilegon mencatat sebanyak 800 kali pelayanan Public Safety Center (PSC) 119 pada 2022. Kepala UPTD PPKT Kota Cilegon Burhanudin mengatakan, setiap tahunnya, layanan call center 119 terus mengalami peningkatan yang luar biasa.
Pada 2021, jumlah pasien yang menggunakan layanan call center 119 sekitar 500 panggilan. Sementara pada 2022 naik menjadi 800 panggilan. Tren kenaikan juga terlihat pada Tahun 2023. Pada Januari hingga Febuari tahun ini sudah mencapai 800-900 panggilan.
“Jadi kalau kita estimasikan total panggilan di call center 119 ada 100 panggilan setiap bulannya,” kata Burhanudin kepada Selatsunda.com ditemui di Kantor UPTD PPKT Kota Cilegon, Jumat (3/3/2023).
Burhanudin menambahkan, layanan call center 119 Kota Cilegon tidak hanya melayani pasien yang ingin diantar ke RSUD di Cilegon. Tetapi juga mengantarkan pasien pindahan rujukan dari Kota Cilegon ke luar kota.
“Tidak hanya di wilayah Kota Cilegon saja ambulan 119 yang kami antarkan pasien tersebut. Tapi, kami pun anterkan pasien rujukan ke luar kota Serang dan Cilegon,” tambahnya.
Kata Burhan, untuk total ambulans yang tersedia di UPTD (Unit Pelayanan Keselamatan Terpadu (PPKT) Kota Cilegon sebanyak 8 unit dengan tenaga sopir 7 orang, perawat 8 orang dan dokter 1 orang dengan pelayanan 24 jam.
“Alhamdullilah sekarang banyak menikmati layanan call center 119 Kota Cilegin. Ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang memanfaatkan layanan 119 pelayanan kedaruratan Kota Cilegon,” ujar Burhan.
Ia mengatakan, bagi masyarakat Kota Cilegon yang membutuhkan pelayanan bisa menghubungi PSC 119 dengan nomor ekstensi I. Atau bagi masyarakat yang memiliki nomor Telkomsel, maka 119 bisa langsung tersambung tanpa harus tersambung ke Kementerian Kesehatan. (Ully/Red)

