CILEGON, SSC – Sekolah se-Kota Cilegon dalam waktu dekat ini akan menganti semua papan tulis kapur menjadi papan tulis elektronik. Pergantian papan tulis kapur menjadi papan tulis elektonik ini merupakan pemberian hibah yang dikucurkan Pemerintah Pusat untuk Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon.
Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, di 2023, pihaknya menerima bantuan hibah senilai Rp 50 miliar berupa papan tulis interaktif dari Kementerian Keuangan (Kemenkue) RI untuk sekolah-sekolah yang ada di Kota Cilegon.
“Beberapa hari lalu, kami mendapatkan informasi, jika Cilegon menerima bantuan hibah dari pusat sebesar Rp 50 miliar untuk menganti papan tulis white board hingga papan tulis kapur menjadi papan elektronik atau papan tulis interaktif. Mudah-mudahan ini bisa terealisasi untuk kemajuan pendidikan di Kota Cilegon,” kata Helldy dalam sambutanya pada Perayaan HUT Kota Cilegon ke-24 tahun,” Kamis (27/4/2023).
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Heni Anita Susila membenarkan di tahun ini, pihaknya akan menerima hibah dari Kementerian Keuangan berupa papan tulis interaktif.
“Jadi hibah yang kami terima dari Kementrian Kuangan ini bukan berbentuk uang. Tapi papan tulis elektronik/papan tulis interaktif bagi sekolah-sekolah di Kota Cilegon untuk menganti papan tulis kapur atau papan tulis white board ke papan tulis elektronik,” jelas Heni.
Kriteria penerima hibah dari Kemenkue, sambung Heni, yakni, sekolah-sekolah yang sampai saat ini belum menerima DAK (Dana Alokasi Khusus) apapun.
“Sekolah yang sudah menerima DAK tidak lagi dapat hibah dari Kemenkeu karena mereka (sekolah) sudah menerima DAM dari program lain. Untuk data, saya belum tahu secara detailnya berapa sekolah yang akan menerima bantuan hibah dari Kemenkue,” pungkas Heni. (Ully/Red)

