20.1 C
New York
Minggu, Mei 10, 2026
Beranda Peristiwa Sasar Penderita Katarak, Satgas TMMD Kota Cilegon Adakan Operasi Gratis

Sasar Penderita Katarak, Satgas TMMD Kota Cilegon Adakan Operasi Gratis

0
39

CILEGON, SSC- Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0623 Kota Cilegon tidak hanya menyasar pembangunan fisik. Namun, Kodim Cilegon juga menyasar pembangunan non fisik yakni salah satunya dengan melaksanakan operasi katarak gratis.

Operasi katarak gratis ini menyasar penderita yang ada di wilayah Kota Cilegon. Pelaksanaan skrining dilakukan di RSUD Cilegon, Sabtu, (9/5/2026). Dalam kegiatan itu ada sebanyak 80 penderita yang mengikuti skrining. Mereka terlebih dahulu dilakukan skrining sebelum tindakan operasi.

Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Imam Buchori menyatakan, pihaknya dalam menjalankan program tersebut bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Cilegon dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon serta Klinik Saruni.

“Kita sedang proses skrining diikuti 80 orang pasien dari seluruh Kota Cilegon,” kata Dandim Imam.

Dandim Imam mengungkapkan, kegiatan operasi katarak diharapkan bisa memulihkan kesehatan mata para penderita. Dengan begitu, penderita bisa beraktivitas dengan normal.

“Dengan operasi katarak gratis ini, mudah-mudahan warga penderita katarak bisa beraktivitas kembali,” ucapnya.

“Bahkan ada yang masih muda tapi katarak akut, ini pasti akan berdampak pada ekonomi, kalau ini berhasil pasti kesejahteraan masyarakat akan berhasil,” sambung Dandim.

Dandim menjelaskan, pelaksanaan operasi katarak nantinya akan dilaksanakan di RSUD Cilegon dan Klinik Saruni.

“Setelah skrining nanti akan kita laksanakan operasinya,” terangnya.

Sementara, Ketua Baznas Cilegon Ali Fajri menerangkan, Baznas Cilegon mengapresiasi kegiatan operasi katarak yang dikolaborasikan bersama dengan Kodim Cilegon dan RSUD Cilegon.

“Kami dari Baznas mendukung dari sisi pendanaan. Kalau 50 orang, kalau satu orang 2,5 juta, berarti kita support 125 juta,” ujar Ali.

“Ini juga dana yang terkumpul dari zakat Pemda, rumah sakit dan dari Kodim juga. Kita doakan semoga para muzaki sehat-sehat semua,” sambungya.

Di lokasi yang sama, Direktur RSUD Cilegon Ratu Robiatul Alawiyah mengungkapkan, dari hasil skrining nanti dapat mengetahui apakah penderita akan mengikuti atau tidak operasi katarak.

“Kalau patut dioperasi nanti dioperasi tanggal 23 Mei 2026,” ujar Direktur disapa Elin itu.

Skrining dilakukan sebagai upaya memastikan apakah pasien layak dioperasi atau tidak.

“Skrining ini untuk memastikan layak atau tidaknya dioperasi,” pungkas Elin. (Ronald/Red)