CILEGON, SSC – Pada 2023, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 14 miliar untuk menjalankan program beasiswa full sarjana.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila melalui Kepala Bidang Pengelolaan PAUD dan PNF pada Dindikbud Cilegon, Vania Eriza menjelaskan, pihaknya pada tahun ini menyediakan anggaran untuk sekitar 3 ribu penerima beasiswa full sarjana.
“Rp 14 miliar sudah kita alokasi untuk program ini. Di tahun ini, kita targetkan penerima beasiswa dari Pemkot Cilegon sebanyak 3.000 orang,” kata Vania dikonfirmasi Selatsunda.com, Senin (1/5/2023).
Vania menuturkan, pada semester I, APBD yang sudah dialokasikan untuk menjalankan program beasiswa full sarjana sebanyak Rp 1,5 miliar untuk 523 orang. Selanjutnya pada semester II sebanyak Rp 3,6 miliar untuk 1.208 orang serta pada 2023 akan diberikan kepada 1.269 orang.
“Setiap semester penerima akan mendapatkan Rp 3 juta dari APBD untuk setiap semesternya,” ujar Vania.
Lanjut Vania, penerima beasiswa full sarjana akan diberikan saat tahun ajaran baru yang akan dibuka pada September 2023 ini. Saat ini sudah 15 perguruan tinggi yang telah menjalin MoU (Momerandum of Understanding), diantaranya Univeritas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa, Univeritas Maula Hasanudin Banten, Univeritas Al-Alkhariyah, STIKOM Banten Jaya, Univeritas Serang Raya, Univeritas Bina Bangsa.
Selanjutnya, Univeritas Mathlahul Anwar, Univeritas Primagraha, Universitas Bhakti Kencana, Univeritas Falatehan, STIA Banten, Politeknik PGRI Banten, Politeknik Krakatau dan Politeknik Kesehatan Aisyah.
“Saat ini sudah ada 8 universitas yang mengajukan kerjasama ke Dindik Cilegon untuk program Beasiswa Full Sarjana, yakni, Politeknik PGRI Banten, Politeknik Krakatau, Politeknik Kesehatan Aisyiyah, STIA Banten, Universitas Mathia’ui Anwar, Universitas Faletehan, Universitas Bina Bangsa dan Universitas Banten Jaya,”‘pungkas Vania. (Ully/Red)

