CILEGON, SSC – Polres Cilegon menindak sebanyak 4.700 kendaraan bermotor melalui kamera tilang elektronik (ETLE) hingga hari kedelapan dalam Operasi Patuh Maung 2024.
Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Mulya Sugiharto mengatakan, jenis pelanggaran yang ditemukan dari kamera ETLE berbagai macam. Mulai dari bonceng tiga, tidak menggunakan helm, penggunaan knalpot brong hingga menerobos lampu merah hinhha tidak menggunakan sabuk pengaman untuk kendaraan roda 4.
“Untuk jam pelanggaran yang ditemukan ini dari jam pagi saat aktivitas kerja dan sekolah sedangkan yang sore hari saat jam pulang kerja,” kata AKP Mulya kepada Selatsunda.com ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/7/2024).
Kasat menambahkan, tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas ini secara otomatis tingkat kesadaraan masyarakat masih sangat rendah. Ini dibuktikan, dalam sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2024 digelar terdapat sebanyak 4.700 pelanggaran.
Kata Mulya, pada 2023 tingkat pelanggaran yang tercatat oleh Satlantas Polres Cilegon mencapai 2.000 hingga 3.000 pelanggaran. Sedangkan, tingkat kematian lalu lintas alami penurunan dibandingkan di 2023. Pada 2023, angka kematian di Cilegon tercatat 17 orang sedangkan sejak Januari-Juli angka kematian baru 3 orang.
“Meskipun angka kematian alami penurunan tapi untuk angka pelanggaran justru lebih meningkat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tilang ETLE merupakan sistem penegak hukum dan tata tertib lalu lintas secara digital. Berbeda dengan tilang manual, pelanggar lalu lintas dapat dikenakan tilang tanpa ditangkap langsung oleh petugas.
“Kamera CCTV dan sensor induksi magnetik ETLE mampu mendeteksi pelanggaran lalu lintas secara otomatis dan mengambil gambar sebagai bukti,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kota Cilegon masih membutuhkan banyak ETLE guna meningkatkam kesadaran masyarakat dalam berkendara. Di mana, sampai saat ini ETLE di Cilegon baru 11 kamera ETLE.
“Keinginannya setiap titik di Kota Cilegon dipasang ETLE dengan memanfaatkan potensi yang ada di kelurahan. Dan dari Diskominfo Cilegon dan Polres Colegon bisa terintegrasi dengan WIFI,” pungkasnya. (Ully/Red)

