20.1 C
New York
Senin, Mei 25, 2026
BerandaPeristiwaTerima Laporan Jalan Rusak di Cidongklang Ditanami Pohon Pisang, Wakil Ketua DPRD...

Terima Laporan Jalan Rusak di Cidongklang Ditanami Pohon Pisang, Wakil Ketua DPRD Cilegon Terjun ke Lokasi

-

CILEGON, SSC – Penanaman pohon pisang oleh  warga di Lingkungan Cidongklang, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, viral di media sosial. Kondisi ini pun langsung direspon Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Sokhidin.

Wakil Ketua DPRD Cilegon, Sokhidin mengaku, menyempatkan datang ke lokasi jalan rusak, Kemarin Senin (6/10/2025). Saat itu, kata Sokhidin, warga bercerita bahwa mereka tidak menagih janji tetapi meminta agar jalan diperbaiki.

Warga, lanjut Sokhidin, menyatakan, bahwa sebelumnya Walikota Robinsar sempat menjanjikan akan memperbaiki jalan rusak itu. Namun jalan tak kunjung diperbaiki.

“Kemarin saya datengin ke lokasi jalan yang ditanami pohon pisang oleh warga. Saya taya ke masyarakat apa yang terjadi. Jadi warga ini mengatakan bahwa pak kami tidak menagih janji,  tapi kami minta solusi,” kata Sokhidin kepada Selatsunda.com, Selasa (7/10/2025).

“Saya tanyakan kembali, loh yang menjanjikan ini siapa nih? Warga menyebut, ada oknum anggota DPRD Cilegon dan Walikota Cilegon, Robinsar yang menjanjikan mau membangun jalan itu tapi sampai sekarang belum diperbaiki.  Warga bilang jika mereka tidak menagih tapi minta solusi dari jalan rusak ini,” sambungnya.

Sokhidin mengungkapkan, kondisi jalan rusak yang ditanami pohon pisang oleh warga ini, sudah disampaikan ke Pemkot Cilegon melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Cilegon untuk diperbaiki. Namun, dari pihak Disperkim Kota Cilegon, jika jalan tersebut tidak bisa di aspal hotmix. Tapi jalan tersebut hanya bisa dilakukan Paving block atau conblock. Sementara, Dinas PUPR juga tidak bisa melakukan pengaspalan di tahun ini.

“Di tambah lagi, jalan yang rusak ini belum masuk dalam ke dalam aset Pemkot Cilegon. Pihak PUPR hanya bisa melakukan aspal di tempat jalan yang rusak-rusak saja. Begitu juga di Disperkim, mereka, hanya bisa melakukan di paving blok. Sementara dari warga sendiri meminta jalan rusak ini dilakukan pengaspalan secara menyeluruh tidak hanya yang rusak. Jadi, jawaban kedua dinas masih mengambang dan belum ada hasil apapun,” ungkap Sokhidin.

Meski demikian, kata Sokhidin, pihaknya akan tetap menyampaikan hasil keputusan dari kedua dinas tersebut kepada warga.

“Nah sore ini akan saya sampaikan kepada warga  bahwa solusi yang sudah saya sampaikan kepada perintah dalam hal ini Dinas Perkim dan Dinas PUPR  seperti itu.  Kalau perkim hanya bisa mengganti konblok.  Tapi kalau Dinas PUPR hanya memperbaiki jalan rusak yang ditanam pohon pisang saja, adapu perbaikian baru bisa dikerjakan di 2026 mendatang,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra Cilegon ini pun tak menampik jika jalan yang ditanami pohon pisang oleh warga rusak cukup parah. Bahkan, pengakuan dari emak-emak di sekitar lokasi, bahwa ada yang mengalami keguguran akibat melintasi jalan tersebut.

“Mudah-mudahan sih komunikasi  saya dengan pemerintah melalui Dinas Perkim dan Dinas PUPR Cilegon  bisa  mereka bisa terima, karena ini juga repot ketika jalan ini masih tetap seperti itu akan menyulitkan semua orang,” pungkasnya. (Ully/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.
- Advertisment -DEWAN 2