Anak di BBS Cilegon Tewas Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Polisi Lakukan Penyelidikan

0
364
Suasana rumah anak yang tewas di Perumahan BBS 3, Kota Cilegon, Selasa (16/12/2025). Foto Elfrida/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Seorang anak berinisial MA, warga Perumahan BBS 3 Kelurahan Ciwaduk Kecamatan Cilegon tewas bersimbah darah dirumahnya, Selasa (16/12/2025). Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, bocah berusia 9 tahun (pemberitaan sebelumnya 10 tahun) itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Perisitiwa dugaan pembunuhan tersebut langsung diselidiki oleh Polres Cilegon.

Kapolres Cilegon melalui Kapolres Cilegon AKBP Martua Silitonga melalui Kapolsek Cilegon Kompol Firman Hamid menjelaskan kronologis tewasnya korban.

Firman mengatakan, korban pertama ditemukan sudah bersimbah darah oleh saudaranya berinisial D pada pukul 14.20 WIB. Ketika mendapati korban bersimbah darah, saksi langsung menghubungi ayah korban MS.

Mendapati informasi tersebut, ayah korban langsung meninggalkan tempat kerjaanya di wilayah Ciwandan.

Setibanya di rumah dan membuka pintu, ayah korban mendapati korban dalam kondisi tengkurap dengan luka serius. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi bersama saksi.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, anggota Polsek Cilegon yang terdiri dari Panit Reskrim dan Bhabinkamtibmas langsung melakukan pengecekan, dan penanganan olah TKP (Tempat Kejdian Perkara) bersama ident satreskrim polres cilegon, untuk mencari dan mengumpulkan petunjuk.

Pihak kepolisian berkomitmen mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Saat ini Polsek Cilegon Kota bersama Satreskrim Polres Cilegon telah melakukan langkah-langkah penyelidikan secara intensif. Seluruh informasi dan petunjuk yang ada sedang kami dalami untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian,” kata Firman,”Selasa (16/12/2025).

Polres Cilegon memastikan akan bekerja maksimal serta meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Perkembangan penanganan perkara akan kami sampaikan secara resmi,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih terus melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi-saksi serta pengumpulan barang bukti guna mengungkap secara terang peristiwa yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang anak tersebut. (Ully/Red)