CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon berencana akan melakukan penutupan putaran balik (u-turn) di Jalan Lingkar Selatan atau Aat Rusli. Jalan Lingkar Selatan rencananya akan digunakan untuk jalur mudik lebaran menuju ke Pelabuhan Ciwandan.
Kabid Manajemen Rekayasa Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Pakalima mengatakan, putaran balik di JLS salah satu penyebab kemacetan. Kemacetan itu timbul karena banyak kendaraan bermanuver hingga memakan setengah badan jalan untuk putar balik.
“Hasil tinjauan kami (Dishub Cilegon) Dinas PU maupun Polres Cilegon, tercatat ada 20 itu U-Turn atau belokan ilegal di JLS. 20 U-Turn ini sebagai penyebab kemacetan. Belokan-belokan yang dibuat masyarakat ini tanpa kajian, mereka buka sendiri untuk belokan motor mobil,” kata Pakalima kepada Selatsunda.com, Kamis (6/4/2023).
Pakalima menjelaskan, penutupan U-Turn akan menggunakan barier beton atau pembatas beton yang diberikan melalui hibah Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten dan pengelola tol Tangerang-Merak. Hibah pembatas beton yang diberikan itu akan diserahkan sebanyak 250 pembatas beton.
“Cilegon memang tidak memiliki dana untuk membeli pembatas beton. Mengigat untuk membeli 1 pembatas beton harganya cukup mahal. Karena kondisi tersebut, kami menyurati pihak MMS dan Dishub Banten. Akhirnya, pihak MMS menyerahkan 200 pembatas beton dan Dishub Banten menyerahkan 50 pembatas beton. Penutupan belokan ini akan dilalukan di minggu ini,” jelas Pakalima.
Ia mencontohkan, luas panjang belokan atau U-Turn memiliki panjang 15 meter. Dari panjang 15 meter membutuhkan 15 barier beton atau pembatas beton.
“Otomatis belokan yang akan kita tutup dengan pembatas beton membutuhkan 250 barier beton. Penutupan belokan dengan menggunakan pembatas beton ini, kita sudah meminta bantuan dari Tim Perduli JLS melalui Ketua Tim (ua Forum Malim Hander Joni) karena pembatas beton ini hanya bisa diangkat menggunakan crane,” ujarnya.
Sementara Kaur Bina Operasi Lantas Polres Cilegon Iptu Haris Munandar menuturkan, penutupan belokan di JLS ini untuk membantu para pemudik yang akan menyebrang ke Pelabuhan Ciwandan.
“Kurang lebih 20 U-Turn yang akan kami tutup. 20 U-Turn yang akan ditutup sepanjang Lampu PCI hingga Semen Merah Putih. Dan di Ujung JLS pun kita akan tutup. Ujung JLS kita tutup agar belokan tidak terlalu pendek memanufer dari arah JLS. Kami juga akan buat sekatan untuk menampung roda dua dan 6 ketika kendaraan tersebut tidak bisa tertampung di Pelabuhan Pelindo,” pungkasnya. (Ully/Red)

