Foto Ilustrasi (Sumber: Merdeka.com)

SERANG, SSC – Dinas Kesehatan Kota Serang mencatat penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) selama Januari 2020 telah mencapai 23 orang. Kecenderungan warga terjangkit DBD diawal tahun ini akibat musim penghujan.

“2020 ini per januari di kita ada 23 kasus. seiring dengan curah hujan yg tinggi ini,” ujarnya Kadis Kesehatan, M Iqbal saat ditemui di Kantor Dinkes Kota Serang, Jumat (7/2/2020).

Iqbal menyatakan dari 6 kecamatan di Kota Serang yang dominan terjangkit DBD di Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok. Sedikitnya warga terjangkit di Kecamatan itu sebanyak 13 orang.

Ia menerangkan, upaya pencegahan DBD di wilayah terjangkit sudah dilakukan pihaknya dengan pengasapan (fogging).

“Kalau yang sudah terindikasi DBD, maka penanganan kita adalah pengasapan atau fogging, kenapa kita lakukan fogging karena dipastikan karena ada penderitanya pasti ada nyamuk dewasa yang bertebaran disekitar lokasi kasus, sehingga kita perlu lakukan penangana dengan pengasapan,” kata Iqbal.

Selain pengasapan, Dinkes juga menggalakan pembersihan lingkungan. Itu dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk. Ia juga menyatakan, tugas Juru Pemantau Jentik (Jumantik) juga sangat diperlukan. Jumantik dalam pemantauan akan melaporkan daerah yang bersarang jentik nyamuk untuk dilakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Jadi setiap rumah tangga itu diharapkan ada 1 atau 2 orang menjadi relawannya, untuk memantau jentik di rumahnya atau lingkungan masing-masing. Ditambah juga dengan gerakan bersama yang sudah tidak asing itu adalah kegiatan P3M sehingga itu kalau dilakukan bersama-sama saya pastikan itu akan berkurang,” paparnya.(MG-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here