CILEGON, SSC – Jelang libur akhir pekan, Walikota Cilegon, Edi Ariadi memboyong seluruh kepala OPD (Organisasasi Perangkat Daerah) di Lingkup Pemkot Cilegon untuk plesiran ke Kota Medan, Sumatera Utara. Kepergian orang nomor satu bersama para kepala OPD ke Kota Medan diduga menggunakan uang rakyat.
Informasi yang berhasil dihimpun Selatsunda.com, keberangkatan para pejabat Kota Cilegon dibagi atas dua rombongan. Untuk rombongan pertama, kepala OPD berangkat sekitar pukul 05.00 subuh. Sementara untuk walikota, wakil walikota, asisten daerah 1,2 dan 3 mulai berangkat pada pukul 10.30 WIB.
Kepala DPMPTSP Cilegon Wilastri Rahayu tidak mengelak dirinya turut berangkat ke Kota Medan. Meski begitu, ia pun enggan memberikan penjelasan secara pasti tujuan ke Kota Medan.
“Iyah benar ada kunjungan ke Medan. Semua sudah berangkat. Tapi, lebih jelas tanya ke protokol aja yah,” ucap Wilastri melalui telpone selurernya,” Jumat (7/2/2020).
Senada dengan Wilastri, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cilegon, dr Arriadna pun mengatakan ada kunjungan yang dilakukan seluruh kepala OPD ke Medan.
“Iyah ada kunjungan. Sebelum berangkat kita (Pemkot Cilegon,red) sudah rapat pra sebelumnya. Untuk jelasnya, tanya saja ke Pak Walikota (Edi Ariadi) karena saya tidak punya kapasitas dalam hal ini,” ucap Nana.
Menanggapi hal ini, Walikota Cilegon, Edi Ariadi menepis anggapan kepergian dirinya dengan rombongan Kepala OPD Cilegon untuk bersenang-senang. Melainkan, keberangkatan pihaknya ini untuk menjalin kerjasama dengan pihak BJB.
“Dalam rangka menjalin kerjasama loh dengan BJB. BJB kan sering kasih gratis terus ke kita (Pemkot Cilegon,red) diantaranya tapping books untuk peningkatan PAD (Pendapatan Aset Daerah). Jadi bukan buat jalan-jalan. Kita ini kerja loh. Kan besoknya libur. Malah hari libur kita kerja kan,” pungkasnya.
Ia membantah jika semua kepala OPD ikut berangkat ke Kota Medan.
“Enggak semua lah. Ada juga kok yang enggak ikut,” tungkas Edi seraya menutup sambungan telepon. (Ully/Red)

