CILEGON, SSC – Pameran Expo yang digelar di Alun-Alun dalam memperingati HUT Kota Cilegon, marak tindak pidana kejahatan. Hingga Hingga hari ini, Kamis (30/4/2019), kasus pencurian telah memakan 5 pengunjung yang menjadi korban.
Salah seorang korban pencurian, Elis Rosmiyati (40) mengaku, dirinya telah kehilangan satu unit telepon genggam di kegiatan Pameran Expo yang diselenggarakan oleh Pemkot Cilegon.
“Barusan aja kehilangan satu unit handphone. Enggak nyangka pelaku merupakan salah satu pegawai yang berjaga di stand acara Expo Cilegon ini. Pelaku memang suka bantu-bantu menjual pecel,” kata Elis kepada awak media,” Kamis (2/5/2019).
Ia mengungkapkan, pelaku yang sebelumnya diamankan petugas sempat dicurigai gerak-geriknya oleh seluruh pemilik stand. Pelaku, kata dia, terlihat gelisah saat diintrogasi.
“Gerak-gerik pelaku memang sudah kita curigai. Tapi, kita (para pedagang,red) belum punya bukti yang banyak. Pelaku sih kelihatanya gelisah saat diinterogasi oleh banyak pedagang,” ungkapnya.
Sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian, lanjutnya, pelaku sempat diamuk massa. Karena pelaku membantah dugaab pencurian yang dituduhkan pegadang.
“Karena pelaku ini ngakunya gak mencuri, dia langsung diamuk oleh semua pedagang. Sempat dia ini menyembunyikan handphone yang dia curi. Saat diperiksa ternyata ada dua HP hasil curian, tapi dia gak ngaku, sampai nyebut nama Allah. Akhirnya kita geram, padahal ada buktinya. Bahkan beberapa orang tadi juga sempat ngebekuin,” bebernya.
Tak jauh beda dengan Elis, Febri (32) korban lainnya juga mengungkapkan hal yang sama. Ia kehilangan satu unit telepon genggam saat berjaga di stand Cilegon Expo.
“Modus si pelaku itu pas kita tidur. Kaget aja kok handpone saya hilang? Tersisa hanya powerbank doang,” ujarnya.
Dia mengaku lega setelah pelaku akhirnya tertangkap. Sebab, para penjaga stand resah dengan aksi pencurian smartphone tersebut.
“Saya sih minta agar pihak polisi bisa menindak tegas atas tindakan yang dialkukam pelaku ini. Karena dianggap sangat meresahkan banget,” pungkasnya.
Belakangan, pelaku diketahui berinisial SJ (24). Pelaku merupakan warga asal Brebes, Jawa Tengah.(Ully/Red)

