CILEGON, SSC – Balita bernama Qonitah Zalfa Fatimah (13 bulan) di Lingkungan Kracak, Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon diduga menderita gizi buruk. Bobot tubuhnya hanya seberat 3,4 kilogram dan tampak kurus kering. Berat ini lebih rendah dari berat anak balita normal sekitar 3,8 kilogram.
Anak pasangan Sarmani dan Masitah tampak terlihat hanya terbaring di tempat tidurnya. Terkadang bayi mungil ini bangun dari tempat tidur dibantu kedua orangtuanya. Untuk mengembalikan nutrisi, Qonitah menyuplai asupan makanan 4 kotak setiap bulan.
“Sempat sih dirawat di RSUD Cilegon selama 6 hari pada Sepetember 2019 lalu di rawat di RSUD Cilegon. Tapi, karena keterbatasan ekonomi, akhirnya kami memutuskan untuk merawat anak kami di rumah saja. Mau bayar pake apa Mba? Kami hanya pekerja buruh lepas aja. Mau makan aja sulit gimana bayar perawatan rumah sakit,” kata Masitah kepada Selatsunda.com di rumahnya, Senin (18/1/2020).
Ia menambahkan, Qonitah dengan kondisi itu hanya mengkonsumsi ASI dan susu formula pendamping yang diberikan dari pihak Puskesmas Ciwandan.
“Saya sih berharap pemerintah atau dermawan bisa bantu saya dengan membawa saya menangani anak saya. Kasihan Mba kalau terus begini. Kalau ada yang mau bantu mah enggak apa-apa, syukur alhamdulillah,” tambahnya.
Sementara itu Kader Kesehatan Puskesmas Ciwandan Masilah mengungkapkan, jika Puskesmas Ciwandan akan mengupayakan Qonitah untuk mendapatkan BPJS PBI hingga membuatnya bisa dirawat di RSUD Cilegon.
“Kalau kita lihat, Qonitah mulai menderita
menderita gizi buruk dari umur lima bulan hingga membuat tubuhnya tidak mengalami perkembangan layaknya balita pada seusianya. Tapi enggak ada perkembangan apa-apa dari bulan ke bulan,” ujarnya. (Ully/Red)

