CILEGON, SSC – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj mendesak agar Walikota Cilegon, Edi Ariadi mencopot Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lamban dalam menyelesaikan lelang proyek di triwulan I 2019 ini. Menurutnya mandeknya proyek di awal tahun itu mempengaruhi rencana kerja yang telah dibuat eksekutif dan legislatif.
“Bosan saya bilangnya. Dari tahun ke tahun persoalannya lelang proyek yang mandek. Pak Walikota (Edi Ariadi,res) harus segera mengevaluasi kinerja mereka (pegawai,red). Kalau gak mampu segera dicopot jabatan kepala OPD-nya. Pak Edi sekarang udah punya kewenangan jangan sampai terbengkalai untuk mencopot atau menganti anak buahnya,” kata Isro kepada Selatsunda.com saat dikonfirmasi, Senin (1/4/2019).
Mandeknya lelang proyek ini, lanjut Isro, juga berdampak terhadap Rancangan Pembangunan Jangka Menenggah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon. Program-program yang dicanangkan oleh Tb Iman Ariyadi dan Edi Ariadi saat pertama menjabat belum sepenuhnya berjalan optimal.
“Sudah tidak ada waktu lagi. Terhitung sisa dua tahun lagi, program RPJMD ini harus segera diselesaikan. Jangan sampai hal ini berpengaruh terhadap pembangunan di Kota Cilegon,” ujarnya
Adanya hal itu, pihaknya berjanji akan mengevaluasi OPD yang berkinerja lambat.
“Pasti akan kita (Banggar) evauasi OPD mana aja dianggap lambat dalam melakukan lelang proyek tersebut,” tuturnya. (Ully/Red)

