Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana. Foto : Dokumentasi Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana menyatakan pihaknya segera melimpahkan berkas perkara keempat pelaku pencabulan  yang diduga melakukan pencabulan terhadap siswa SMP di Cilegon, RN (16). Berkas akan dilimpahkan dalam waktu dekat.

“Proses penyelidikan untuk kasus pencabulan  siswi SMP kita upayakan cepat. Setelah berkas lengkap, langsung kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari Cilegon),” kata Kapolres kepada Selatsunda.com ditemui di Markas Kodim 0623 Cilegon, Kamis (23/7/2020).

Dari pengakuan korban sebelum dicabuli pelaku, kata Kapolres, korban dicekoki miras (minuman keras). Baru setelah itu korban dicabuli pelaku secara bergilir.

“Untuk luka dari korban sendiri, nanti kita lihat hasil visum yang dilakukan oleh bidan. Apakah ada luka atau tidak pada kemaluan dari korban tersebut,” pungkasnya.

Baca juga  Cerita Pelipat Kertas Suara Pilkada Cilegon: Lumayan Buat Dapur Bisa ‘Ngebul’

Lebih lanjut atas perbuatan pelaku, kata Kapolres dijerat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Tentu pasal yang dikenakan berbeda dengan biasanya. Untuk pelaku dikenakan pasal perlindungan anak. Kalau pelakunya dewasa pasti pasal yang dikenakan HUHP 284 atau KUHP 285,” lanjut Kapolres. (Ully/Red)