20.1 C
New York
Selasa, April 21, 2026
BerandaPeristiwaBerkedok Toko Kosmetik, Penjual Obat Keras di Tangerang Digerebek Polisi

Berkedok Toko Kosmetik, Penjual Obat Keras di Tangerang Digerebek Polisi

-

TANGERANG, SSC – Jajaran Polsek Cisoka menggerebek penjualan obat keras berkedok toko kosmetik di Kawasan Solear, Kabupaten Tangerang, Jumat (20/9/2019). Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan 1 tersangka penjual ratusan butir obat keras tipe G jenis eximer dan tramadol.

Penggerebekan di toko kosmetik itu dilakukan berdasarkan laporan warga karena curiga melihat banyak pembeli datang dengan diam-diam. Ternyata, kosmetik hanya kedok belaka untuk bertransaksi obat keras. Polisi langsung menindaklanjuti dengan menggerebek lokasi dan mengamankan pemilik toko berinisial S.

“Dari toko tersangka S, kami menemukan 1332 butir eximer dan 89 butir tramadol,” ujar Kapolsek Cisoka AKP Akbar Baskoro.

Kapolsek menyatakan, pasca kedapatan menjual obat keras, pemilik toko kosmetik diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. S merupakan warga Aceh yang merantau ke Kabupaten Tangerang.

“Kami akan terus mengembangkan asal-usul obat keras golong G itu dan mengintensifkan razia, pengawasan, serta penindakan,” tukasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cisoka Iptu Subarjo menambahkan, obat-obatan yang diperjualbelikan seperti eximer dan tramadol di toko itu tergolong obat terlarang. Pemilik, kata dia, biasanya menjual dengan sasaran pelajar dan anak muda.

“Obat tersebut merupakan obat penenang yang masuk dalam daftar obat keras dan masuk golongan obat daftar G dan penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Tramadol ini hanya untuk pasien yang baru saja menjalani operasi, dan tentu saja tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang apalagi berulang-ulang,” ujarnya.

Atas perbuatan yang dilakukan, kata dia, pelaku dijerat dengan pasal 196, 197 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan terancam hukuman 10 hingga 15 tahun. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini