SERANG, SSC – Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Yoyo Wicahyono menyatakan pihaknya akan menggelar festival masyarakat pesisir rencanaya akan digelar pada, Jumat (27/11/2020) pada pukul 08.00 WIB. Kegiatan festival ini digelar secara virtual guna mencegah kerumunan ditengah pademi covid-19 (virus corona).

“Meski pademi corona, kegiatan festival masyarakat pesisir harus dilaksanakan. Tapi tahun ini pelaksananya digelar secara virtual. Kegiatan ini dilakukan untuk tetap melestarikan tradisi dan kebudayaan masyarakat khsusunya di wilayah pesisir,” kata Yoyo terkonfirmasi,” Kamis (26/11/2020).

Untuk memudahkan masyarakat untuk melihat kegiatan festival tersebut, lanjut Yoyo, Disparpora telah menyiapkan  live streaming di akun Instagram (IG) Disparpora Kota Serang.

“Rencanaya kegiatan festifal masyarakat pesisir ini digelar di Pancer tapi karena dalam tahap renovasi jadinya dialihkan di Pantai Gope. Tapi karena sekarang kondisinya pademi covid-19, kami antispasi terjadinya kerumunan, makan kegiatan festival ini bisa disaksikan melalui virtual atau live streaming di akun Instagram (IG) Disparpora Kota Serang,” lanjut Yoyo.

Ia menuturkan, berbagai jenis kegiatan yang digelar di festival masyarakat pesisir, yaitu,

lomba makan ikan, lomba masak ikan dan menebarkan benih ikan, lobster dan rajungan di tengah laut oleh 10 nelayan.

“Kalau nelayan perahu hias sambil nebar benih di laut, itu hanya 10 nelayan dari beberapa kelompok, jadi ada nelayan ikan, nelayan cumi, nelayan rajungan jadi satu lalu nebar benih,” terangnya.

Yoyo menjelaskan, tujuan dari penaburan benih ikan ke tengah laut ini salah satu simbol ruwatan yang biasanya menggunakan kepala kerbau.

“Biasanya sesajenya menggunakan kepala kerbau. Tapi untuk menjaga kesakralan kita ganti dengan menabur benih saja sebagai simbolnya,” pungkasnya

Ia berharap festival masyarakat pesisir bisa menjadi kalender Kementrian Pariwisata ditingkat nasional. (SSC-03/red)