CILEGON, SSC – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon, Andi Mirnawaty mengingatkan agar Tim Sepakbola Cilegon United (CU) tidak kembali tersangkut kasus hukum seperti kasus tindak pidana korupsi sponsorship yang pernah diitangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dua tahun silam. Menurut wanita yang kerap disapa Mirna ini, manajemen CU bisa berkaca pada pengalaman yang terjadi sebelumnya sebagai bahan pertimbangan pembelajaran.

“Saya hanya mengimbau saja, jangan sampai terperosok dua kali di lubang yang sama. Tentu pelajaran-pelajaran berharga yang walaupun menurut mereka tidak dapat dibuktikan, tetapi itu menjadi pelajaran yang berharga ke depan,” ujar Mirna usai menghadiri launching Tim dan Jersey di Kantor Pemerintahan Kota Cilegon, Selasa (18/6/2019) siang.

Menurut Mirna, CU dapat berangkat memulai perjalanan mengelola keuangan sepakbola secara terbuka agar tidak lagi tersangkut kasus hukum. Sistem manajemen juga disarankan dapat mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Salah satunya (pengelolaan keuangan terbuka) itu. Kedua prinsip kehati-hatian dalam mengelola sesuatu, itu yang paling utama. Kalau sistem keterbukaan pengelolaan keuangan, mereka ketahuan sumber pendanaannya,” tuturnya.

Dengan pengelolaan yang benar, harap dia, CU dapat terus berkembang. Jangan sampai pengelolaannya bertolak belakang dan malah menimbulkan masalah dengan melibatkan pemerintahan.

“Jadi kita berharap Cilegon United ini akan maju dengan baik tentu dengan cara yang baik dan elegan pula. Jangan sampai apa yang ada disitu malah menimbulkan masalah di pemerintahan khususnya,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here