Kantor Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Selasa (18/6/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Muhtar Gojali menganjurkan calon murid dapat mengikuti aturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang telah ditetapkan pemerintah. Karena penerimaan siswa baru saat ini telah dijalankan secara tersistem.

Dijelaskan Muhtar, ada 3 jalur yang dapat ditempuh dalam PPDB yakni zonasi (kuota minimal 90%), prestasi (kuota maksimal 5%) dan perpindahan orangtua peserta didik (kuota maksimal 5%). Dari ketiga porsi yang berpotensi besar dalam penerimaan murid yakni jalur zonasi.

Saat ini dengan perangkat online yang dimiliki, kata dia, penerimaan siswa baru telah secara otomatis tersistem. Bagi peserta yang mendaftar diluar zonasi, langsung ditolak oleh sistem yang ada.

“Kalau sistem zonasi ini kan berdasarkan jarak dari rumah ke sekolah. Jadi kami anjurkan supaya peserta didik tidak keluar dari zonasinya. Itu tidak bisa daftar, sistem menolak itu. Jadi tidak akan keluar dalam sistem itu,” ungkap Muhtar ditemui diruang kerjanya, Selasa (22/6/2019).

Lebih detail dijelaskan secara khusus mengenai jalur zonasi, kata Muhtar, calon peserta tidak dapat mendaftar diluar zonasi. Aturan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 menggariskan peserta yang mendaftar menyesuaikan zonasi sekolah dengan tempat tinggal. Dicontohkannya, calon peserta yang rumahnya berada di zonasi 3 tidak dapat memilih sekolah di zonasi 1.

“Misalnya lokasi rumahnya di Ciwandan, dia daftar di SMP 1, Cilegon. Itu nggak bakal keluar, sistem langsung menolak. Terkecuali dia memilih jalur prestasi,” terangnya.

Diketahui PPDB di Cilegon dilaksanakan selama 3 hari mulai Selasa (18/6/2019) hingga Kamis (20/6/2019). Pengumuman disampaikan sehari setelah pendaftaran selesai. Sejauluh ini pada hari pertama, pendaftaran berjalan aman. Nantinya bagi siswa yang tidak diterima setelah pengumuman, pihaknya mengimbau agar segera mencari sekolah swasta.

“Jadi kalau misalnya peserta satu sekolah ada 500 peserta, kemudian kuota di sekolah itu 200 peserta. 85 persen dari 200 peserta itu yang dikompetisikan, diverifikasi jarak rumah dan sekolah. Nah bagi nanti yang tidak diterima, kita himbau segera mendaftar ke swasta,” tuturnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?