Ilustrasi ASN (Foto Dok Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mencatat, selama pandemi berlangsung sampai saat ini setidaknya 299 ASN (Aparatur Sipil Negera) Pemkot Cilegon terkonfirmasi positif Covid-19.

Tingginya ASN yang positif Covid-19, membuat pemerintah melakukan lockdown beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Plt Kepala Dinkes Kota Cilegon Dana Sujaksani menerangkan klaster sebaran Covid-19 terbesar di Kota Cilegon yaitu, klaster ASN. Dari jumlah ASN yang positif diantaranya, Dinkes Cilegon sebanyak 116 orang, RSUD Cilegon 54 orang, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) 26 orang. Kemudian urutan ke empat tertinggi adalah Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 12 orang.

“Klaster ASN tidak lihat zona-zonaan. Sejak Cilegon zona oranye penularan di lingkungan Pemkot Cilegon sudah tinggi,” katanya saat dikonfirmasi melalui telepon genggam, Rabu (21/7/2021).

Baca juga  KONI Cilegon Ungkap 8 Cabor Binaannya Terindikasi Berkegiatan Fiktif

Mantan Kepala Dinas Perhubungan ini pun menjelaskan, tingginya ASN terpapat Covid-19 memutuskan Pemkot melakukan lockdown diantaranya, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Kata dia, lockdown di BPKAD sudah diterapkan sejak Juli 2021 lalu. Sedangkan DPMPTSP Kota Cilegon baru dilakukan belum lama ini.

“DPMPTSP jumlah yang tertular sedikit, tapi jumlahnya bertambah terus. Karena itulah dilockdown,” ujarnya.

Secara umum pun, lanjut Dana, tingkat penularan Covid-19 di Kota Cilegon cukup mengkhawatirkan. Terlebih indikator angka kematian di Kota Cilegon pun meningkat. “Sebelumnya indikasi mortalitasnya kan 7, sekarang 5, jadi tinggi,” tuturnya.

Baca juga  KONI Cilegon Ungkap 8 Cabor Binaannya Terindikasi Berkegiatan Fiktif

Angka kematian ini, lanjut Dana mendominasi terhadap pengaruh nilai zonasi. Sehingga pada akhirnya, Kota Cilegon masuk zona merah dari sebelumnya orange.

“Kalau zona itu kan 15 indikator, di dalamya bukan hanya kematian. Tapi memang, angka kematian ini cukup dominan dalam mempengaruhi nilai indikator tadi untuk di Kota Cilegon,” ucapnya.

Dana mengimbau agar ASN yang belum vaksinasi segera mendaftar ke Dinkes Kota Cilegon. Ini agar para ASN segera melakukan vaksinasi.

“Saya sarankan sekarang segera mendaftar ke kami,” pungkas Dana. (Ully/Red)