20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaPeristiwaDemo di Landmark, Mahasiswa Cilegon Minta KPU dan Bawaslu Netral di Pilkada

Demo di Landmark, Mahasiswa Cilegon Minta KPU dan Bawaslu Netral di Pilkada

-

CILEGON, SSC – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cilegon melakukan aksi turun ke jalan di Landmark, Kota Cilegon, Jumat (7/2/2020). Dalam aksi, mereka meminta kepada seluruh pejabat di KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kota Cilegon untuk bersikap netral dalam pelaksanan pemilihan kepala daerah di Kota Cilegon yang akan berlangsung pada 23 September mendatang.

Ketua PMII Cabang Cilegon, Edi Junaedi dalam orasinya mengatakan, dalam pelaksanan pilkada ini, pihaknya meminta agar KPU maupun Bawaslu dapag benar-benar bekerja dengan baik tanpa berpihak kepada salah satu calon.

“Di sini, kami minta baik KPU maupun Bawaslu dapat bekerja dengan baik. Ini dilakukan, agar pelaksanan pemilu di Kota Cilegom tidak ada pihak atau kepentingan apapun dari masing-pasing pasalon,” katanya.

Tak hanya itu, ia pun meminta agar KPU dan Bawaslu tidak turut melakukan kecurangan dan menjadikan pilkada 2020 berjalan demokratis.

“Kita mengingatkan agar kecurangan dan lain sebagainya tidak dilakukan, sehingga hasil pilkada menghasilkan demokrasi yang sehat,” ujar Edi.

Ia menyayangkan kasus suap seperti yang terjadi pada salah satu Komisioner KPU Pusat, sangat mencederai nilai demokrasi di Indonesia.

“Kita sangat terpukul dengan tragedi yang terjadi di KPU pusat, ada suap, tindak pidana korupsi, sehingga kita merefleksikan itu agar KPU dan Bawaslu di daerah (Cilegon) tidak melakukan itu,” tuturnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini