Kapolsek Pulomerak, AKP Rifki Setrian saat di Mapolsek Pulomerak, Kota Cilegon menunjukan gunting yang digunakan pelaku JT menusuk korban pedagang

CILEGON, SSC – Pelaku inisial JT (30) yang merupakan warga Lahat, Palembang, Sumatera Selatan harus berurusan dengan polisi. Pelaku ditangkap karena diduga melakukan penusukan terhadap korban bernama Mulyadi (39) warga Lingkungan Langon II, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak.

Korban diduga ditusuk gegara tidak memberi uang kepada pelaku saat pengamen di Pasar Baru Merak, tempat korban berjualan.

Kapolsek Pulomerak, AKP Rifki Seftirian mengatakan, JT merupakan preman pasar. Kebiasaan pelaku di pasar kerap mengamen dan meminta uang dari pedagang. Pada Senin (6/7/2020) sekitar pukul 09.00 WIB, pelaku berulah.

Lantaran tidak memberi uang, pelaku gelap mata terhadap korban. JT langsung menancapkan gunting ke kepala korban. Yang mana gunting didapatnya dari salah satu lokasi pedagang di area pasar.

“Jadi setiap hari, pelaku ini sering ngamen, sering minta-minta uang ke pedagang. Nah, tadi pagi, pelaku ini meminta uang kepada korban. Karena korban ini tidak memberi uang kepada pelaku, akhirnya pelaku langsung menusuk korban dengan gunting milik salah pedagang di kepala bagian kiri. Pelaku juga sering ngelem,” kata Kapolsek kepada awak media ditemui di Polsek Pulomerak, Senin (6/7/2020).

Kejadian itupun kemudian membuat kondisi pasar heboh. Peristiwa penusukan itu oleh warga dilaporkan ke Polsek Pulomerak. Saat itu petugas langsung bertindak mengamankan pelaku.

“Pelaku saat ini sudah kami amankan,” tuturnya.

Hingga saat ini, kata Kapolsek, penyidik masih mendalami kasus penusukan tersebut.
Saksi-saksi dimintai keterangan.

Atas perbuatannya, lanjut Rifki, pelaku dijerat dengan pasal 531 Undang-undang KUHP tentang penganiayaan.

“Pelaku dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan dengan hukuman penjara hingga 5 tahun penjara,” pungkas Kapolsek. (Ully/Red)