CILEGON, SSC – KMP Nusa Putra kandas di Perairan Merak, Kota Cilegon. Belum diketahui pasti penyebab kapal milik PT Putra Master SP Mulia kandas. Diduga kapal kandas masuk di alur dangkal akibat bouy tidak menyala dan bergeser.
Informasi yang dihimpun Selatsunda.com, KMP Nusa Putra kandas terjadi pada Sabtu (18/4/2020) sekitar pukul 19.55 WIB. Kapal saat itu dengan perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak. Kapal kemudian berhenti di dekat Pulau Merak Kecil meminta izin STC untuk masuk ke Dermaga I setelah KMP Doroty bongkar engker. Dalam waktu yang sama KMP Sebuku keluar dari Dermaga VI, tepat disamping Dermaga I. KMP Nusa Putra kemudian berjalan pelan menuju alur namun saat mengambil haluan kiri hendak masuk ke dermaga I, kapal langsung kandas.
Pada pukul 22.07 WIB, 2 Unit Tugboat dari kepanduan Merak membantu untuk menarik kapal. Namun hingga hampir 2 jam, kapal belum dapat bergerak dan dievakauasi.
“Sudah hampir 2 jam 2 (kapal) tunda dikerahkan untuk membantu Kapal roro Nusa Putra di Merak Kecil, kegiatan ditangguhkan terlebih dahulu dikarenakan air makin surut. Tunda sama kapal sudah komunikasi untuk lepas tali sambil monitor air pasang,” ujar Kepala KSOP Banten, Victor Vikki Subroto dikonformasi, Minggu (19/4/2020).
Setelah air pasang pada pukul 07.50 WIB, pihak kapal kemudian langsung mengecek tangki-tangki bersiap sandar. Kapal pada pukul 08.18 WIB kemudian sandar di Dermaga III, Pelabuhan Merak untuk bongkar dan berlabuh engker.
“Proses bongkar muatan dan penumpang KMP Nusa Putera selesai dan kapal siap keluar dari dermaga III menuju area anchorage, untuk tindakan melakukan pengecekan under water,” papar Viktor.
Sementara itu, Kepala BPTD Wilayah VIII Provinsi Banten Nurhadi menyatakan kapal sata ini sudah berhasil dievakuasi dan disandarkan di Dermaga III. Nurhadi belum bisa memastikan dugaan kapal kandas di area dangkal karena bouy merah tidak menyala dan bergeser. Penyebab laka laut itu masih ditelusuri pihaknya.
“Masih didalami,” pungkasnya singkat lewat pesa lm whatsapp (Ronald/Red)

