20.1 C
New York
Kamis, Juni 25, 2026
BerandaPemerintahanDiminta Bantu Atasi Pengangguran Dengan Program Magang, Ini Tanggapan Industri di Cilegon

Diminta Bantu Atasi Pengangguran Dengan Program Magang, Ini Tanggapan Industri di Cilegon

-

CILEGON, SSC – Pelaku Industri di Kota Cilegon diminta untuk membantu Pemerintah Kota Cilegon mengatasi angka pengangguran. Mengatasi hal ini, industri diminta Pemkot untuk bisa menyerap tenaga kerja lewat program karyawan magang.

Pembahasan tentang rencana tersebut dibahas Pemkot bersama sejumlah industri di Ruang Rapat Walikota Cilegon, Senin (26/4/2021).

Soal hal itu, salah satu perwakilan industri, Kepala HRD Lotte Chemical Tital Nusantara, Dina Rahmasari mengaku mendukung program Walikota, Helldy Agustian menyerap tenaga kerja lewat program karyawan magang.

Meski mendukung, kata Dian, perekrutan karyawan magang di industri perlu melalui mekanisme. Kata dia, pekerja magang untuk bisa diterima bekerja di perusahan harus memiliki keahlian. salah satunya seperti yang diinisiasikan Pemkot menciptakan calon pekerja magang berkompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK).

“Kami cukup mendukung program pemerintah ini. Di mana dari bapak walikota menginstruksikan untuk kami pihak perusahaan bisa melakukan support untuk masyarakat sekitar dengan program pemagangan. Namun, pemagangannya pun dibekali oleh pihak pemerintah, dengan pemerintah melakukan pelatihan di BLK, setelah matang akan diberikan ke pihak perusahaan,” katanya kepada wartawan usai rapat.

Dina tak menampik jika calon pekerjaan magang minim keahlian akan sulit bisa diterima di dunia industri. Maka dari itu perlu berkeahlian lewat kompetensi di BLK.

“Ya, jadi sudah matang dari BLK nanti untuk aktual prakteknya dunia kerja dilakukan oleh pihak industri. Karena minimnya keahlian menjadi satu kendala dalam penyerapan tenaga kerja, salah satunya itu,” ujarnya.

Senada juga diungkapkan Koordinator Perizinan dan Pengembangan PLTU Suralaya Unit 9 dan 10 PT Indo Raya Tenaga, Hamim. Pihaknya mendukung program Walikota Helldy mengatasi pengangguran dengan membuka program magang di industri. Akan tetapi, pihaknya harus menyesuaikan program tersebut.

“Kami sih prinsipnya menyesuaikan aja program walikota. Cukup bagus juga sebenarnya. Tapi, kami tunggu dulu SE (Surat Edaran) Walikota Cilegon terkait hal ini,” ujar Hamim.

Disinggung apakah IP sanggup menerima karyawan magang, Hamim mengaku pihaknya belum bisa memberikan kepastian akan hal itu. Keputusan masih akan dikaji di manajemen.

“Saya sampaikan dulu nanti ke managemen. Karena enggak main-main untuk menerima karyawan magang,” pungkasnya. (Ully/Red)

 

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen