Dinsos Cilegon Akui 3 Persen Paket Sembako Warga Terdampak Covid-19 Rusak

83

CILEGON, SSC – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon tidak mengelak temuan paket sembako yang disalurkan kepada warga terdampak Covid-19, kondisinya 3 persen tidak layak dikonsumsi atau mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dari 16.000 paket sembako yang telah dibagikan saat ini telah digantikan oleh pelaksana pekerjaan.

“Yah hanya 3 persen saja yang rusak dari 16.000 paket sembako yang kita sebar tersebut. Paket sembako yang rusak pun, itu juga sudah diganti langsung oleh pihak pengelola,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Sosial Kota Cilegon, Edward Susanto ditemui awak media di Kantor Kejari Kota Cilegon, Selasa (26/5/2020).

Pihaknya mengakui jika ada sejumlah kecil paket sembako mengalami kerusakan.
Dimungkinkan, item beras yang ditemukan rusak seperti di Kelurahan Pabean karena terkena air.

“Kalaupun ada beras yang rusak atau tak layak makan yang ditemukan di Kelurahan Pabean, mungkin karena kecipratan air makanya sampai begitu. Tapi layak konsumsi kok,” terangnya.

Ia mengakui, terdapat 1 dari 6 perusahaan yang ditunjuk sebagai pelaksana pengadaan bermasalah atas temuan tersebut. Namun sejauh ini, klaimnya, pihak perusahaan tersebut sudah menggantikan sembako dengan yang layak dikonsumsi.

“Dari 6 pihak ketiga yang menggelola paket sembako ini ada 1 yang bermasalah. Tapi itu pun sudah diselesaikan saat ini juga oleh mereka. Mereka menganti semua kerusakan dalam paket sembako tersebut,” katanya.

Pihaknya menepis jika pengadaan paket sembako yang disalurkan dan ditemukan terdapat kerusakan disebut sebagai penyimpangan. Karena semua yang dilaksanakan sudah sesuai mekanisme.
Untuk nilai kisaran pengadaan 1 paket sembako, kata dia, pemkot menganggarkan sebesar Rp 200.000. Setelah dihitung, pengadaan per paket sembako ditetapkan Dinsos sebesar Rp 188.500.

“Ini yang harus diluruskan semuanya. Pemkot Cilegon memang menganggarkan untuk 1 paket sembako senilai Rp 200 ribu. Tapi kebutuhannya harus dihitung dong. Harus dianalisa juga kebutuhanya yang telah tertuang dalam SK (Surat Keputusan) Kepala Dinsos. Jadi dari hasil hitungan ini di Dinsos adalah Rp 188.500 per paket sembako,” jelasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here