Ratusan sopir truk melakukan protes di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon terkait pemberlakukan sistem online, Kamis (16/4/2020) malam. Foto Istimewa

CILEGON, SSC – PT ASDP Cabang Merak tetap memberlakukan sistem pembelian tiket online meski diprotes sopir truk yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Kamis (16/4/2020) malam. Perusahaan plat merah ini tetap akan memberlakukan sistem online mulai Jumat, 1 Mei 2020 mendatang.

“Sesuai dengan kebijakan pemerintah,
1 Mei itu pelaksanaan ataupun moda 100 persen dengan online. Artinya kodisi (sopir protes) seperti itu, itu dinamika lapangan. Antrean itu hal yang wajar di pelabuhan pasti terjadi seperti itu. tidak mungkin tidak,” ungkap General Manager (GM) PT ASDP Merak, Hasan Lessy usai mediasi, Jumat (17/2/2020).

Ia menyatakan, sistem online yang diberlakukan sudah lengkap. Sosialisasi maupun edukasi juga terkait tiket online sudah berjalan sejak lama.

Untuk mengatasi situasi pasca protes, pihaknya membuka 7 tolgate untuk online dan 1 tolgate untuk pribadi. Ia mengklaim kondisi di Pelabuhan Merak berjalan lancar meski diprotes sopir truk.

“Artinya, semua itu tetap lancar saja tergantung orang itu sudah beli online ataupun kalau dia sudah punya tiket. Namanya orang nyebrang pasti punya tiket. Caranya mau beli online, saat ini dia pakai tiket emoney, tetap berangkat,” paparnya.

Ia menghargai aspirasi yang disampaikan para sopir. Pihaknya tetap berharap agar penggina jasa dapat mengikuti program tiket online yang dijalankan pemerintah.

Pihaknya memaklumi ada pengguna jasa yang paham dengan sistem online dan tidak. Untuk memudahkan kelancaran penyeberangan, ASDP menyediakan dua lokasi buffer zone pembelian tiket online. Lokasinya tepatnya di salah satu rumah makan yang ada di Jalan Cikuasa Atas dan di SPBU di Jalan Raya Cilegon-Merak di Kelurahan Gerem.

“Memang ada yang memahami dan ada yang tidak. Nah yang tidak memahami, dari ASDP sudah menyediakan customer service. Seperti buffer zone ada dua titik. Satu titik keluar tol merak, kurang lebih 200 meter dan juga yang ada di SPBU Gerem. Kalau keluar tol merak arah pelabuhan itu di rumah makan
Bagi yang belum paham dengan adroid, atau transaksi lewat online, dia bisa transaksi di buffer zone,” ucapnya.

Untuk diketahui, Ratusan sopir truk yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon melakukan aksi protes. Mereka meprotes lantaran penerapan sistem tiket online yang diberlakukan PT ASDP Merak malah membuat lama saat menyeberang di pelabuhan.

Aksi protes para sopir terjadi di Pintu Tolgate Pelabuhan Merak, Kamis (16/4/2020) malam. Aksi ini menyebabkan kendaraan macet panjang hingga keluar pelabuhan tepatnya di Jalan Cilegon-Merak karena sopir memarkir kendaraan di tengah jalan. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here