Pemkot Serang melakukan uji coba tatap muka di salah satu SMP di Kota Serang. (Foto Dokumentasi)

SERANG, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menunda pelaksanaan sekolah tatap muka yang baru dimulai 19 Agustus 2020. Keputusan tersebut diambil setelah diketahui peta zonasi Covid-19 Kota Serang meningkat dari zona kuning (risiko rendah) menjadi zona orange (risiko sedang).  Penundaan sekolah tatap muka tertuang dalam surat edaran nomor 421/2268-Dispendbudkot/2020 tentang penundaan pembelajaran tatap muka tertanggal 19 Agustus 2020.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Wasis Dewanto menyampaikan penundaan sekolah tatap muka ke tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun SMP (Sekolah Menenggah Pertama) di Kota Serang.

“Kami telah meminta kepada seluruh sekolah di baik dari tingkat SD hingga SMP untuk menunda sekolah tatap muka. Penundaan ini karena Kota Serang masuk dalam zona orange. Sekolah tatap muka baru bisa dibuka jika ada perubahan status yang tadinya orange menjadi zona kuning atau hijau,” kata Wasis Dewanto saat dihubungi Selatsunda.com melalui telepon, Kamis (20/8/2020).

Baca juga  Penjabat Sekda Nanang Yakin Pendistribusian Vaksin Covid-19 di Serang Aman

Selain itu, kebijakan penundaan sekolah tatap muka diambil karena Pemkot Serang tidak ingin melanggar adanya SKB (Surat Keputusan Bersama) 4 menteri dengan adanya penambahan kasus covid-19.

“Kami tidak berani melanggar SKB 4 menteri jika sekolah tatap muka dibuka. Apalagi penambahan kasus Covid-19 semakin bertambah terus,”ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, pembelajaran daring yang sudah berjalan selama 5 bulan di masing-masing sekolah tidak menemukan kendala.

“Sejauh ini pihak sekolah sudah mampu mengatasi ini. Mereka (sekolah) juga sudah tahu bagaimana menghadapi orang tua yang datang ke sekolah untuk mengambil tugas,” ujarnya.

Mengenai guru yang belum melakukan rapid test, kata Wasis, pihaknya belum mendapat data resmi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang.

Baca juga  Dindikbud Kota Serang Alokasikan Puluhan Miliar Benahi Sarana dan Prasana di 100 Sekolah

“Sejauh ini kami belum mendapatkan data penambahan guru yang sudah di rapid test. Sebelumnya kan dari total 7.400 guru tingkat SD dan SMP di Kota Serang baru 94 guru yang sudah melakukan rapid test,” pungkasnya. (SSC-03/Red)