Kepala DKCS Kota Cilegon Soleh saat diwawancara di DPRD Kota Cilegon, Jumat (19/10/2018). Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKCS) di Kota Cilegon di berencana akan membangun Empat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di 8 kecamatan pada pertenggahan tahun 2018 ini. Unit pelayanan ini dibangun untuk  meningkatkan pelayanan khususnya masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Kepala DKCS Cilegon, Soleh mengatakan, pembangunan kantor tersebut akan dibagi menjadi 4 unit pelayanan.  Keempat UPTD ini yaitu UPTD Cilegon – Cibeber, UPTD Purwakarta – Jombang, UPTD Citangkil –  Ciwandan dan UPTD Grogol – Pulomerak.

“Keberadaan UPTD ini akan bertanggung jawab dalam percepatan pelayanan di kecamatan. Mereka (UPTD,red) ini harus selesai 1 jam dalam melakukan perekmanan kepada  warga,” kata Soleh kepada Selatsunda.com, Jumat (19/10/2018).

Ia menjelaskan, pembentukan unit pelayanan ini juga tidak lepas dengan belum terekam sepenuhnya e-KTP pelajar yang menjadi pemilih pemula. Berdasarkan data perekaman yang sudah dilakukan oleh DKCS untuk pemilih pemula mulai 24 Juli hingga 15 Oktober sebanyak 707 orang. Sementara, sisa pemilih pemula yang belum melakukan perekaman sebanyak 2300 orang.

“Jadi PR kami tinggal 2300 pemilih pemula yang belum melakukan perekaman. Kita (DKCS,red) targetkan hingga 31 Desember 2300 pemilih pemula sudah melakukan perekaman. Untuk mengupayakan 2300 pemilih pemula melakukan perekaman, kita lakukan jemput bola ke sekolah-sekolah yang tersebar di Kota Cilegon,” pungka Soleh.

Terkait dengan personel, lanjut Soleh, DKCS juga tengah mempersiapkan hal tersebut. Ia akan mengusulkan pegawai pada golongan 3C atau 3D dipromosikan sebagai kepala UPTD tersebut. Keterbutuhannya, pegawai golongan 3C sebanyak 5 orang sementara golongan 3D minimal harus 4 tahun mengabdi.

“Untuk tugas pokok dan fungsi yang harus dilakukan di masing-masing UPTD ini, yakni, menerbitkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) menerbitkan KK (Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA) dan produk hasil Disdukcapil sehinga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik lagi,” lanjut Soleh.

Sementara itu, Kasubag Ketatalaksanaan dan Pelayanan Publik pada Bagian Organisasi Pemkot Cilegon, Muhammad Ali Irfan yang dihubungi sampai saat ini masih belum bisa dikonfirmasi. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here