20.1 C
New York
Rabu, Desember 10, 2025
BerandaPemerintahanDP3AKB Akui Anggaran Bangun Kampung KB Terbatas

DP3AKB Akui Anggaran Bangun Kampung KB Terbatas

-

CILEGON, SSC – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) mengaku kesulitan membangun Kampung KB (Keluarga Berencana) karena keterbatasan anggaran.

Kepala Bidang KBKS (Keluarga Berencana Ketanahan dan Kesejahteraan Keluarga) pada DP3AKB Kota Cilegon, Bakhari mengatakan, anggaran yang tersedia saat ini hanya diperuntukan untuk sosialiasi dan pembinaan. Sementara untuk pembangunan fisik seperti Kampung KB, kata Bakhari, anggaran masih sangat terbatas.

“Kalau untuk pembangunan fisik paling kita minta dari dinas-dinas maupun dari kelurahan untuk menunjang kampung KB. Sebab, selama ini tidak ada anggaran apapun dari pemerintah untuk pembangunan fisik,” kata Bakhari saat dikonfirmasi Selatsunda.com, Selasa (14/7/2018).

Sekalipun DP3AKB memperoleh kucuran anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pemerintah pusat namun kata Bakhari,  dana itu hanya diperuntukan untuk kegiatan dan pembinaan di 9 kampung KB saja. Menurutnya, upaya pembinaan harus beriringan dengan pembangunan fisik agar program Kampung KB tepat pada sasarannya. Untuk mengatasi kekurangan anggaran tersebut, pihaknya harus mencari pos-pos anggaran dari dinas terkait dan kelurahan.

“Kita (DP3AKB,red) memang menerima DAK dari pusat. Tapi anggaran DAK ini tidak bisa digunakan untuk pembangunan fisik tapi untuk kegiatan pembinaan. Sementara untuk anggaran untuk pembangunan fisik memang kita sangat kesulitan untuk mencari anggaran itu. Seharusnya, pembangunan fisik itu harus bisa terlihat wujudnya. Diantaranya, pembangunan gapura Kampung KB,” ujarnya.

Ia berharap, program yang dijalankan untuk mewujudkan Kampung KB di setiap kecamatan ini dapat terealisasi sebagaimana yang dicanangkan Presiden RI,  Joko Widodo. Apalagi saat ini 9 Kampung itu tengah dihadapkan dengan lomba kampung KB yang diselenggarakan di tingkat provinsi.

“Harap kita sih, Pemkot Cilegon bisa menganggarkan untuk pembangunan non fisik kampung KB. Apalagi, ada satu kelurahan di Kecamatan Cibeber yang mewakili Kota Cilegon ke tingkat Provinsi Banten,” katanya.

Sementara itu, Camat Cibeber Noviyogi berharap, agar Kelurahan Cikerai bisa lolos pada perlombaan di tingkat Provinsi Banten dalam kegiatan Kampung KB.

“Saya sih berharap, kampung KB di Kelurahan Cikerai yang menjadi penilaian bisa menang di tingkat Provinsi Banten,” harapnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini