Sekretaris DPD I Golkar Banten Bahrul Ulum diwawancara soal rekomensasi DPD II mengusung Ratu Ati Marliati usai kegiatan Orientasi Fungsionaris dan Pembekalan Caleg di Grand Mangku Putra,” Jumat (19/10/2018). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) I Golkar Banten menyatakan akan mengawal penuh proses rekomendasi penetapan Ratu Ati Marliati sebagai calon Wakil Walikota Cilegon ke Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Diketahui DPD I Partai Golkar Banten telah menerima dokumen serta permohonan rekomendasi yang diserahkan, Kamis (18/10/2018) oleh Sekretaris DPD II, Sutisna Abas atas penetapan Ati sebagai Wakil Walikota Cilegon mendampingi Edi Ariadi.

“Kemarin suratnya baru kita terima dari DPD II Partai Golkar Cilegon dan langsung diterima oleh Bu Ketua DPD Golkar Banten (Ratu Tatu Chasanah) di pendopo bupati Serang, Kamis siang,” kata Sekretaris DPD I Golkar Banten Bahrul Ulum kepada wartawan usai kegiatan Orientasi Fungsionaris dan Pembekalan Caleg DPD Partai Golongan Karya Kota Cilegon di Grand Mangku Putra,” Jumat (19/10/2018).

DPD I, lanjutnya, akan menyerahkan rekomendasi itu ke DPP Partai Golkar yang rencana akan dilakukan pada Sabtu (20/10/2018) saat acara Rapat Koordinasi Teknis Badan Pemenangan Pemilu (Rakornis Bapilu) DPP Partai Golkar di Jakarta.

“Bu Ketua (Ratu Tatu Chasanah) menugaskan saya untuk mengawal proses penetapan rekomendasi tersebut ke DPP. Dan Insa Allah, rekomendasi itu, akan kami (DPD Golkar Banten) serahkan bersamaan dengan acara Rakornis Bapilu DPP Partai Golkar di Jakarta,” lanjutnya.

Terkait keputusan DPD II yang mengusung Ati sebagai wakil walikota ini, pada prinsipnya kata Ulum, penetapan itu menjadi kewenangan dari DPD II. Menurutnya, DPD II l sudah memiliki pertimbangan yang komprehensif dalam mengusung Ati sebagai Wakil Walikota.

“Pada prinsipnya, DPD Golkar Banten menyerahkan keputusan tersebut ke DPD II Golkar Cilegon. DPD II Golkar Cilegon sudah mempunyai pertimbangan baiknya seperti apa, kepada siapa? Termasuk keputusan mereka (DPD II Golkar Cilegon) dalam mengusung nama Ratu Ati Marliati,” ungkap Ulum.

Di tempat yang sama, Sekjen DPD II Golkar Cilegon, Sutisna Abas menerangkan, keputusan penetapan Ati sebagai Wakil Walikota ini merupakan salah satu konsukuensi yang dimiliki oleh daerah dan harus diperjuangkan. Baik DPP maupun DPD I mempercayakan l keputusan itu spenuhnya kepada DPD II.

“Intinya, apa yang kita (DPD II Golkar Cilegon) usung ini, setidaknya dari provinsi maupun pusat percaya kalau rekomendasi ini berdasarkan hasil kajian yang paripurna. Apapun yang diputuskan ini harus diperjuangkan dan diamini oleh pusat dan provinsi,” terangnya.

Disinggung langkah pengunduran diri yang akan diambil Ati sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara), Sutisna mengaku, DPD II tidak memiliki wewenang untuk dapat mempengaruhi keputusan tersebut.

“Partai sendiri ada di pihak luar untuk masalah pengunduran Bu Ati sebagai ASN ini. Saya kira Bu Ati pun sudah berkoordinasi ke Bagian Kepegawaian untuk masalah pengunduran diri tersbut,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here