Foto ilustrasi

SERANG, SSC – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menyatakan menolak adanya wacana kenaikan tarif dasar listirk (TDL) untuk golongan pelanggan RTM 900 VA (Rumah Tangga Mampu) per Januari 2020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi 1 DPRD Kota Serang Muhtar Efendi kepada awak media,” Jumat (13/12/2019). Ia mengatakan, kebijakan kenaikan tarif listirk
akan memberatkan dan mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat. Bahkan, dirinya meminta agar wacana kenaikan TDL bisa dikaji ulang oleh pemerintah.

“Semenstinya sebelum menaikan TDL, pemerintah harus lebih bijak dampak yang dirasakan setelah kenaikan tarif TDL tersebut. Apa dampak ke ekonominya dan dampak terhadap menurunya nilai jual beli masyarakat,” ujarnya.

Ia mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam menaikan tarif bagi 24,4 juta pelanggan listrik RTM 900 VA ini. Jangan sampai kebijakan tersebut memicu laju infalasi yang akan melemahkan daya beli masyarakat.

Untuk itu pemerintah perlu membuat parameter objektif untuk menentukan kembali apakah pelanggan RTM itu masuk kategori mampu atau tidak.

“Untuk kenaikam tarif ini, nanti kami akan menyampaikan persoalan ini ke pusat PKsS agar bisa menyampaikan penolakan kenaikam TDL tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi menolak wacana rencana Kenaikan Tarif Dasar Listrik yang akan berlaku pada 2020 mendatang.

“Tentunya dengan rencana kenaikan tarif listirk saya sangat menolak. Kenaikan listirk ini tentunya akan membebani beban kondisi ekonomi sekarang ini,” pungkasnya. (MG-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here