SERANG, SSC – Sebanyak dua tenaga medis di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP), Kota Serang dinyatakan terkonfrimasi positif Virus Corona. Keduanya diduga terpapar akibat kontak fisik dengan pasien positif yang kabur dari Penjaringan, Jakarta Selatan.
Dua pasien tersebut yaitu, EAS (24) dan MHS (30). Kedua pasien berjenis kelamin ini merupakan warga Kecamatan Copocok Jaya Kota Serang.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang, W Hari Pamungkas mengungkapkan, berdasarkan hasil swab yang dilakukan di RSDP pada Jumat (29/5/2020) lalu, kedua tim medis positif pada Rabu (10/6/2020).
“Keduanya merupakan tenaga medis di RSDP. Sebelumnya, kedua tenaga medis ini sudah menjalani swab pada 29 Mei 2020, lalu dan hasil baru keluar pada 10 Juni 2020 dan dinyatakan Covid-19 (Virus Corona),” kata Hari, Sabtu (13/6/2020).
Masih kata Hari, keduanya saat ini sudah dalam perawatan di RSDP Serang. Untuk tracking, pihak Pemkot Serang akan berkoordinasi dengan RSDP terkait hal itu.
“Tentunya nanti kami lihat perkembangannya. Tenaga kesehatan dengan pasien yang kontak dengan pasien Jakarta ini seperti apa. Selain dari para tenaga kan mungkin juga ada masyarakat yang kontak fisik, ini yang akan dilakukan tracking bersama dengan pihak rumah sakit,” terangnya.
EAS dan MHS kata Hari kemungkinan terpapar dari pasien positif OTG yang kabur dari Penjaring Jakarta. OTG itu diduga juga telah menulari beberapa tenaga medis dan warga yang menolong OTG tersebut saat kecelakaan didepan Puskesmas Tirtayasa pada Kamis, 21 Mei 2020.
“Kan waktu itu ada yang kabur positif dari Jakarta itu. Nah kemungkinan karena mereka ini yang menangani jadi terpapar,” terangnya.
Untuk diketahui berdasarkan adanya penambahan 2 kasus baru, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 secara keseluruhan berjumalh 21 orang. Diantaranya 12 orang masih dirawat, 7 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia. (MG-01)

