20.1 C
New York
Sabtu, Mei 9, 2026
BerandaPeristiwaFenomena Awan Mirip Gelombang Tsunami Muncul di Pelabuhan Merak

Fenomena Awan Mirip Gelombang Tsunami Muncul di Pelabuhan Merak

-

CILEGON, SSC – Sebuah video awan mirip gelombang tsunami muncul di langit Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon viral di media sosial, Senin (14/2/2022).

Dalam video yang berdurasi 30 detik ini, awan berwarna hitam dan sebagian diatasnya berwarna putih berjalan seperti gelombang besar di langit Dermaga Eksekutif.

Awan seperti gelombang besar di langit Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak

“Tadi pagi awan tebal bergulung-gulung seperti gelombang tsunami melewati Pelabuhan Merak. Kami jadi terkesima, sebab sudah mah tebal, panjang, menggulung, dekat pula dengan atap gedung Dermaga Eksekutif,” kata Kepala SAR PT ASDP Merak, Radmiadi.

Tidak lama kemudian, kata dia, Pelabuhan Merak Banten dilanda hujan deras, hujan tersebut disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Katanya, pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG guna mengantisipasi cuaca di penyeberangan Pelabuhan Merak Banten – Pelabuhan Bakauheni Lampung.

“Sekarang-sekarang ini memang sering cuaca buruk, makanya kami pantau terus peringatan dini BMKG,” ujarnya.

Meski terjadi awan mirip gelombang tsunami, namun tidak berpengaruh pada aktivitas penyebarangan di Pelabuhan Merak.

“Kalau kendala sih gak. Tapi kami menghimbau agar penumpang tetap jaga jaga kesehatan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Klas I Serang Tarjono mengatakan, awan tersebut bernama awan arcus.

“Awan ini muncul seperti bentuk ombak yang bergulung. Sehingga dikenal juga dengan sebutan awan roll,” ucapnya.

Tarjono menegaskan jika fenomena awan arcus merupakan murni fenomena pembentukan awan karena dinamika atmosfer.

Menurutnya, hal tersebut tidak ada kaitan dengan potensi gempa atau tsunami maupun hal-hal berbau mistis.

“Ini juga pernah terjadi di Aceh, dimana awan terbentuk karena adanya ketidakstabilan atmosfer di sepanjang pertemuan massa udara yang lebih dingin dengan massa udara lebih hangat. Jadi ini murni fenomena pembentukan awan, tidak ada kaitan dengan mistik,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2