DPD PKS Kota Cilegon mengusulkan Nurrotul Uyun untuk maju sebagai Bakal Calon Walikota Cilegon pada Pilkada 2024. Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon akhirnya memutuskan satu kader terbaiknya yakni Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Nurrotul Uyun untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ketua DPD PKS Kota Cilegon, Amal Irfanuddin mengatakan, Nurrotul Uyun diusulkan untuk maju sebagai Bakal Calon Walikota Cilegon dalam perhelatan Pilkada 2024 berdasarkan hasil konsolidasi internal DPD.

Amal Irfanuddin mengungkapkan, perhelatan Pilkada Kota Cilegon 2024 ini adalah bagian amanah dari DPP PKS dan DPW PKS Banten yang meminta DPD untuk ikut berkontribusi.

PKS pada Pilkada 2020 lalu, kata Amal Irfanuddin menjadi salah satu partai pemenang dan mendapat kursi wakil wali kota Cilegon. Oleh karenanya, DPD juga mengharapkan dapat memenangkan Pilkada Cilegon 2024. Minimal dapat mengusung kadernya dengan mempertahankan kursi wakil walikota.

Dengan amanah tersebut, kata Amal, DPD telah memutuskan dan mengerucutkan pada satu nama kader untuk diusulkan ke DPP. Di mana DPD memutuskan untuk mengusulkan Wakil Ketua DPRD Cilegon, Nurrotul Uyun untuk maju di Pilkada Cilegon.

Baca juga  Perumda Cilegon Mandiri Bisnis Air Kemasan, Komisi III DPRD Cilegon Ingatkan Pelayanan Utama Jangan Terlupakan

“Dari amanah ini kami bermusyawarah, menganalisa dan mengevaluasi dan alhamdulillah sudah mengerucut ke satu nama. Jadi Keputusan DPD PKS Cilegon kita menunjuk perwakilan dari kader-kader kita yang terbaik adalah ibu Hajah Nurrotul Uyun,” ungkap Amal Irfanuddin dalam konferensi pers kepada media di Kota Cilegon, Minggu (9/6/2024).

Nurrotul Uyun diusulkan, kata Amal Irfanuddin dengan pertimbangan. Pengerucutan nama Uyun sesuai analisa dan komunikasi yang dilakukan di internal DPD. Kemudian tidak diusulkannya Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta pada Pilkada Cilegon karena sosok Sanuji dibutuhkan partai untuk maju di Pilkada Lebak.

“Yang pertama kita diminta untuk mengajukan satu nama. Satu nama dari hasil analisa dan komunikasi kita juga, ke satu nama. Yang saya sebutkan Nurrotul Uyun,” ucapnya.

“Kedua, memang PKS saling berhubungan
Di Lebak juga sedang membutuhkan calon bupati dan Pak Sanuji memang asli Lebak mudah-mudahan disana berkah juga dan mendapatkan kemenangan,” paparnya.

Baca juga  Bawaslu Cilegon Ungkap Data Orang Meninggal Rawan Terdaftar Jadi Pemilih

Sejauh ini, kata Amal, DPD PKS Cilegon masih terus melakukan komunikasi dengan berbagai partai politik. Komunikasi politik saat ini masih cair.

“Sampai sekarang struktur belum mempunyai koalisi kemana, masih berkomunikasi dengan seluruh partai, mudah-mudahan kita mendapat koalisi yang terbaik,” ujarnya.

Sementara, Bakal Calon Walikota Cilegon, Nurrotul Uyun mengatakan, akan terbuka berkomunikasi dengan partai politik manapun. Komunikasi lewat dialog dan diskusi terus dilakukan untuk menyatukan persepsi membangun Kota Cilegon.

“Komunikasi degan semua partai dilakukan. PKS sebagai partai politik sehingga kita harus mmbuka komuniasi dengan partai politik. Dengan komunikasi itu, kita berdiskusi dan berdialog menyamakan persepsi ke depan untuk membangun Cilegon,” terangnya.

Mengenai apakah rekomendasi nanti akan menjadi bakal calon walikota atau wakil walikota, kata Uyun, pihaknya menunggu arahan DPP.

“Berdasarkan arahan partai,” pungkasnya. (Ronald/Red)