Kepala KPw BI Provinsi Banten Ameriza Ma'aruf Moesa (kiri) saat menutup agenda pameran KKB dan Digiwara Fun Fest 2024, di Bintaro Jaya Xchange, Tangerang Selatan, Minggu 9/6/2024). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

TANGERANG, SSC – Kegiatan Karya Kreatif Banten (KKB) dan Digiwara Fun Fest 2024 yang digelar Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Banten berjalan sukses. Selama 5 hari berlangsung sejak Kamis- Minggu (5-9/2024), pendapatan dari transaksi kegiatan melebihi target. Di mana nilai transaksinya tercatat sebesar Rp 13,5 miliar atau melebihi target sebesar Rp 13 miliar.

“Secara total kami berhasil membubuhkan nilai transaksi sebesar Rp 13,5 miliar. Apabipa diakumulasikan dengan kegiatan pra event, dimulai mulai bulan Mei yang sebenarnya kegiatannya sudah berjalan. Namun, untuk penyelenggaraan di mall baru dilakukan 5 Juni kemarin,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Ameriza M Moesa kepada awak media ditemui usai KKB dan Digiwara Fun Fest 2024 di Tangerang, Minggu (9/6/2024).

Baca juga  Bawaslu Cilegon Ungkap Data Orang Meninggal Rawan Terdaftar Jadi Pemilih

Ameriza M Moesa menambahkan, selain mampu mencatat transaksi penjualan, pihaknya mencatat total pengunjung yang hadir per hari sebanyak 55.800 orang. Tak hanya itu, selama acara, BI Banten mencatat 1.723 pelaku UMKM telah mengikuti edukasi dan persetta lomva sebanyak 932 orang.

“Yang sangat menggembirakan, selama lima hari kegiatan ini kami berhasil membubuhkan transaksi UMKM sebanyak Rp 2,4 miliar per hari, termasuk bisnis matching,” ujarnya.

Adapun business matching pembiayaan UMKM sebesar Rp 1,55 miliar, dan business matching dalam negeri sebesar Rp 576 juta.

“Karena kegiatan ini dihitung sejak bulan Mei dan hitungan argonya masuk ke tanggal 5 Juni, ada sebanyak 10 UMKM yang melakukan ekspor didominasi oleh produk kriya dan fesyen,” imbuhnya.

Baca juga  Perumda Cilegon Mandiri Bisnis Air Kemasan, Komisi III DPRD Cilegon Ingatkan Pelayanan Utama Jangan Terlupakan

Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Provinsi Banten mencapai 96 persen hingga akhir 2023, menunjukkan bahwa seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten telah masuk dalam kategori digital.

Ia berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini, bisa mendorong perkembangan UMKM di Banten untuk lebih kuat serta bisa lebih mendorong pelaku UMKM bisa berkaloborasi dengan baik antara masyarakat dengan pemerintah daerah.

“Termasuk pembayaran pajak dan retribusi yang diharapkan semakin terdigitalisasi. Makanya kami dengan Pemprov Banten mengadakan Digiwara Awards untuk memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada pemerintah kabupaten/kota yang dinilai telah berhasil menerapkan elekrtonifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD),” pungkasnya. (Ully/Red)