Anggota Satlantas Polres Cilegon memberikan latihan kepada pemohon SIM yang mengikuti program pengajaran remedial. Foto Dok Satlantas Polres Cilegon

CILEGON, SSC – Tidak sedikit masyarakat di Kota Cilegon yang mengajukan pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) gagal saat ujian. Kali ini, masyarakat tidak perlu khawatir jika mengikuti ujian ulang. Satlantas Polres Cilegon membuat layanan dengan memberikan pengajaran perbaikan (Remedial Teaching) secara gratis.

Layanan ini dibuka pada setiap Sabtu dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Dalam layanan tersebut, petugas memberikan pelatihan selama 45 menit hingga 1 jam.

Kasatlantas Polres Cilegon AKP Yusuf Dwi Atmodjo mengatakan pengajaran perbaikan telah dimulai pada Sabtu (4/9/2021) lalu. Sejak dibuka, minat masyarakat cukup tinggi. Pada hari pertama, layanan yang diberikan secara gratis ini diikuti sebanyak 8 orang. Pada hari berikutnya peminatnya sebanyak 5 orang.

Baca juga  Jelang Pemilu 2024, Partai-partai baru Sowan ke KPU Cilegon

“Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan remedial alias bimbingan tidak dikenakan biaya alias gratis. Dengan remedial ini, kita ingin memberikan dan membantu masyarakat bagaimana tata cara berkendara yang baik, tertib dan selamat,” kata Kasatlantas kepada Selatsunda.com ditemui di kantornya, Rabu (15/9/2021).

Dalam layanan tersebut, kata Yusuf, pihaknya menyediakan 2 unit kendaraan roda empat dan 9 unit kendaraan roda dua (matik dan manual) yang bisa dipilih oleh pengemudi.

Ia mengungkapkan, secara rata-rata dari jumlah 100 orang per hari yang mendaftar pembuatan SIM hanya 70 persen lolos ujian praktek dan teori. Sisanya 30 persen dinyatakan gagal tes ujian SIM.

“Jadi hampir 25-30 persen lah yang gugus dalam pembuatan SIM ini,” ujarnya.

Baca juga  Demo Hari Tani, Mahasiswa Cilegon Soroti Lahan Pertanian Menyusut Akibat Industri

Ia mengharapkan, masyarakat dengan layanan tersebut dapat terlebih dahulu memahami aturan berlalu lintas. Secara tidak langsung pula telah membantu menekan angka kecelakaan.

“Kita berupaya jika masyarakat ini bisa membawa kendaraan yang baik maka akan menurunkan tingkat kecelakaan berkendara,” pungkasnya. (Ully/Red)