SERANG, SSC – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang memberikan tambahan para guru dan tenaga honorer sebesar Rp 1,8 juta per orang. Tambahan honor ini berasal dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Kemendikbud) dalam program Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Wasis Dewanto mengatakan, tambahan honor yang diberikan untuk guru dan tenaga honorer ini dimaksudkan untuk membantu para tenaga pendidik yang memgalami kondisi pademi covid-19 (virus corona).

“Dari pusat menggelontorkan anggaran Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 3,66 triliun. Persyaratan yang harus dilakukan oleh para penerima (guru) yakni, mereka harus menginput data yang ada di sistem Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada sekolah masing-masing,” kata Wasis melalui pesan singkat whatshappnya,” Kamis (26/11/2020).

Selain harus mengisi data di dapodik, sambung Wasis, persyaratan lainya yang harus dipenuhi oleh para guru ini, yaitu, penerima juga harus memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan. Dengan ada yan kartu BPJS Ketenagakerja unruk mempermudah Dindikbud untuk mengecek kepemilikan BPJS Ketegakerjaan

“Memastikan para guru memiliki kartu BPJS Ketegakerjaan,” sambung Wasis.

Sementara itu, Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan pada Dindikbud Kota Serang, Dadan menjabarkan, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang, total guru honorer saat ini sebanyak 1.907 orang

“Penerima program BSU diberikan untuk semua jenjang pendidikan,” katanya seraya mengatakan, untuk mempermudah pihak sekolah dalam menginput dapodik, Dindikbud Kota Serang siap membantu para guru yang belum memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan sehingga bisa terdaftar sebagai penerima BSU. (SSC-03/Red).