20.1 C
New York
Selasa, April 21, 2026
BerandaPemerintahanGuru Tidak Rapid Test, Tatap Muka Sekolah di Serang Terancam Tidak Dibuka

Guru Tidak Rapid Test, Tatap Muka Sekolah di Serang Terancam Tidak Dibuka

-

SERANG, SSC – Pembelajaran tatap muka  akan segera digelar di tingkat SD dan SMP di Kota Serang. Tepat pada Hari Ini, Selasa (18/8/2020), Pemkot Serang melakukan uji coba tatap muka. Hanya saja, dalam rencana penerapan tatap muka masih banyak guru yang belum mengikuti rapid test.

Menanggapi hal ini, Wakil Walikota Serang, Subadri Usuludin meminta agar para guru yang belum rapid test segera mengikuti prosedur Dindikbud. Ia mendesak agar Dindikbud segera melaksanakan itu di tatanan guru. Karena bila ditemukan masih ada guru yang tidak rapid test maka sekolah tidak akan dibuka.

“Hari ini baru uji coba sekolah tatap muka, baru perkenalan tidak langsung belajar. Untuk para guru yang belum di rapid tes, silakan rapid tes. Ikuti arahan Dindikbud,” kata Subadri usai meninjau uji coba tatap muka di SMPN 11 Kota Serang, Selasa (18/8/2020).

Baca : Jelang Sekolah Tatap Muka, Guru di Kota Serang Takut di Rapid Test

Sementara itu, Sekrertaris Dindikbud Serang, Nursalim menegaskan, rapid test sebelum tatap muka digelar wajib untuk diikuti seluruh guru. Pihaknya akan tegas tidak menggelar tatap muka jika ada guru yang membandel tidak rapid test.

“Rapid tes wajib. Tugas pengawas memberi tahu kami, jika ada sekolah yang gurunya belum di rapid tes akan kami tutup,” tegas Nursalim kepada Selatsunda.com

Sementara itu, Kepala bidang (Kabid) Pencegahan Penanggulangan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Ratu Ani, membenarkan bahwa pihaknya mendapat  instruksi dari Dindikbud untuk kembali melaksanakan rapid test terhadap para guru. Meski demikian, Dinkes belum mendapat  jadwal kapan pastinya rapid test digelar.

“Untuk jadwal diatur oleh Dindikud. Kami juga sedang menunggu kabar dari Dindikbud,” pungkasnya. (SSC-03/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen