Walikota Cilegon, Edi Ariadi melakukan monitoring pelayanan KB Serentak dalam Peringatan Harganas 2020 yang dilangsungkan di Kelurahan Kota Sari, Kota Cilegon, Senin (29/6/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AKB) Kota Cilegon memberi pelayanan aseptor KB pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020 yang digelar di wilayah Kelurahan Kotasari, Kecamatan Gerogol, Senin (29/6/2020). DP3AKB pada Harganas ke-27 ini menargetkan memberikan pelayanan kepada 2.066 pasangan usia subur (PUS) untuk aseptor baru.

Kepala Dinas DP3AKB Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, pelayanan aseptor KB pada kegiatan tersebut menggunakan metode kontrasepsi jangka pendek dan jangka panjang (MKJP). Target pelayanan ini, kata Anita, diharapkan sudah bisa tercapai sebelum peringatan Harganas berakhir siang ini.

“Aseptor ini untuk semua metode. Baik suntik, pil, kondom, ayudi dan implan. Dan insya Allah semua target tercapai sebelum pukul 14.00 WIB. Sebab, kami akan segera laporkan ke tingkat nasional. Kita prediksi target dapat tercapai sesuai harapan,” kata Heni kepada awak media,” Senin (29/6/2020).

Ia menambahkan sampai saat ini jumlah penggunan akseptor KB telah mencapai 1.984 peserta dari berbagai akseptor KB seperti IUD, Implan, suntik, pil dan kondom.

“Kecamatan Citangkil jumlah akseptor tertinggi mencapai 345 orang, disusul Kecamatan Ciwandan 280 orang dan Kecamatan Pulomerak 275 orang,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Edi Ariadi optimis target program nasional yang diperuntukan kepada pasangan usia muda baru ini diharapkan bisa tercapai. Menurutnya dengan faskes sebanyak 2.038 klinik di Cilegon, pelayanan aseptor KB tidak sulit dicapai.

“Kalau dibagi 38 klinik berati kan sudah ada 2.038 pasangan muda baru. Jadi kalau satu klinik aja bisa melayani 50 pasangan muda. Yah bisa lah memenuhi target. Sekarang aja yang sudah pasang sekitar 15-20 pasangan muda hingga 2 jam ini. Kita sih optimis akan hal tersebut. Tapi tetap, harus memenuhi dan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here