Pelayat menghantarkan jenazah almarhum Hasanudin, tokoh pendiri Kota Cilegon, Jumat (3/7/2020). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Salah satu tokoh pendiri Kota Cilegon, Hasanudin meninggal dunia pada Jumat (3/7/2020). Ayahhanda dari Ketua DPC Partai Demokrat Cilegon, Rahmatullah meninggal dunia di usia 70 tahun.

Almarhum selama hidup dikenal sebagai pendiri Kota Cilegon bersama dengan Almarhum Aat Syafaat dan pendahulu lainnya. Selain tokoh, almarhum juga dikenal sebagai Kepala Desa Kotabumi saat Kota Cilegon sebagai kota administratif wilayah Kabupaten Serang.

Kepergian alharhum tak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kota Cilegon. Begitu juga tokoh politik yang lekat dengan sosok almarhum datang melayat mengantarkan kepulangan almarhum.

Beberapa tokoh politik yang melayat diantaranya Bakal Calon Walikota Cilegon dari Partai Golkar Cilegon Ratu Ati Marliati. Ati datang bersama Sekjen DPD II Golkar Cilegon Sutisna Abbas.

Bacalon Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati didampingi Sekjen DPD II Golkar Cilegon, Sutisna Abbas melayat dirumah duka Almarhum Hasanudin

Selain Ati, tampak juga melayat Bakal Calon Wakil Walikota Cilegon dari Partai Gerindra Sokhidin, Bakal Calon Walikota Cilegon dari Partai Berkarya yakni Helldy Agustian.

Hadir juga Bakal Calon Walikota Cilegon dari PAN Iye Iman Rohiman yang didampingi oleh Bakal Calon Wakil Walikota Cilegon Awab serta Bakal Calon Walikota dari jalur independen Ali Mujahidin melayat dalam mengantarkan kepulangan almarhum.

Bacalon Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman menceritakan, sosok almarhum dimatanya adalah sosok yang tegas, pekerja keras dan penuh tanggung jawab. Iye yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Desa Gunung Sugih kala almarhum menjabat Kepala Desa Kotabumi di tahun 2000 memiliki cerita yang diingatnya. Kala itu, almarhum saat memimpin Organisasi Paguyuban Kepala Desa mencetus kesejahteraan bagi para kepala desa. Dimana seluruh kepala desa pertama kalinya mendapatkan honor buah ide dari almarhum.

Baca juga  Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Cairan Kimia Terguling di SPBU Grogol

Sosok almarhum dalam bermasyarakat juga masih dikenang Iye. Dalam menyerap aspirasi, almarhum dikenal sebagai sosok yang mengedepankan kepentingan masyarakat.

Bakal Calon Walikota Cilegon dari PAN Iye Iman Rohiman yang didampingi oleh Bakal Calon Wakil Walikota Cilegon Awab melayat di rumah duka Almarhum Hasanudin

“Pak Haji (Iye Iman Rohiman,red) mengenal sosok Almarhum ini sejak tahun 2000 silam di mana beliau menjabat sebagai kepala desa. Selain sebagai kepala desa, Almarhum juga salah satu pengusaha yang hebat dan luar biasa. Beliau tidak hanya mensejahterakan dirinya sendiri tapi beliau juga ikut mensejahterakan warga sekitar dengan bantuan yang dilakukan oleh Almarhum,” kata Iye saat di rumah duka, Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, Iye menyampaikan duka cita yang mendalam dan mengharapkan dapat menjalankan amanat yang disampaikan almarhum. Begitu juga para generasi muda dapat meneladani jasa-jasa almarhum.

“Untuk keluarga yang ditinggalkan harus sabar dan tawakal dan mudah-mudahan Allah  menerima amal perbuatan Almarhum selama ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bakal Calon Walikota Cilegon dari Partai Berkarya, Helldy Agustian merasa kehilangan putra daerah terbaik yang dimiliki Cilegon. Ia mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum.

Menurut Helldy, sosok almarhum merupakan orang yang baik dan penuh tanggung jawab dalam segala hal. Almarhum adalah sosok yang dekat dengan masyarakat.

“Sangking dekatnya dengan masyarakat Cilegon, saat salah satu tokoh memberi sambutan di masjid sebelum almarhum dimakamkan, justru mendapat respon yang luar biasa. Bisa dikatakan, dengan ketokohan dari Hasanudin membuat warga Cilegon cukup kehilangan,” ujar Helldy.

Baca juga  Tak Serahkan PSU, Pengembang Perumahan di Kota Serang Terancam Sanksi Pidana

Helldy mengungkapkan, ia mengenal sosok Alhmarhum sejak 2005-2006 silam.

“Almarhum juga salah satu konsumen dari Tunas Toyota Cilegon. Almarhum ini memiliki jiwa leasership yang cukup baik, tegas dan hambel juga,” kata Helldy.

Sementara itu, Sekjen DPD II Golkar Sutrisna Abbas memaparkan, almarhum adalah salah satu tokoh pendiri Cilegon berjuang bersama Almarhum Walikota Cilegon Sepuh Aat Syafaat saat Cilegon masih menjadi kota administratif.

“Meski Almarhum Hasanudin bin H Abdul Mukti tidak pernah ikut dalam berpolitik namun beliau bersama Pak Aat Syafaat bersama-sama membesarkan Partai Golkar Cilegon. Buktinya, putra pertamanya, Rahmatulloh sempat menjadi anggota DPRD Cilegon pada 2004-2009 silam dari Partai Golkar Cilegon dari Dapil Jombang Purwakarta,” papar Sutrisna Abbas.

Sutisna mengungkapkan, selain menjabat sebagai kepala desa, almarhum pun merupakan salah satu pengusaha sukses serta menjabat juga sebagai Fungsionalis Partai Golkar yang sangat diperhitungkan partai.

“Sebagai kader yang diperhitungkan di partai, kita benar-benar kehilangan sosok beliau. Saya kira Cilegon butuh orang-orang seperti Almarhum. Saya berharap, ada sosok yang bisa meneruskan perjuangan Almarhum,” katanya.

Sementara, ucapan dukacita juga datang dari  Sokhidin. Bakal Calon Wakil Walikota Cilegon ini hadir dan mengucapkan bela sungkawa.

“Meski saya tidak tahu detail tentang sosok Almarhum, secara pribadi saya mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya. (Ully/Red)