CILEGON, SSC – Tujuh hari (H-7) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, pemudik mulai menyeberang di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Pantuan Selatsunda.com sejak Selasa (28/5/2019) pada pukul 22.00 WIB, pemudik pejalan kaki sudah terlihat mengalir di Pelabuhan Merak.

Salah satu penumpang, Saraswati mengaku, pulang lebih awal untuk menghindari antrean saat puncak mudik. Pemudik asal Kota Bandung ini memilih pulang ke kampung halaman lebih cepat untuk merayakan Hari Lebaran bersama keluarga dan kerabatnya.

“Kapok deh mba kalau mepet-mepet pas hari raya. Kalau sekarang berangkat kan bisa lebih santai dan terhindar dari macet. Selain itu, saya bisa lebih berlama – lama tinggal di kampung sambil bersilaturahmi serta mengenang hingga bertemu teman masa kecil,” kata Saras saat ditemui Selatsunda.com di Pelabuhan Merak,” Rabu (29/5/2019) dini hari.

Ia mengaku, perjalanan saat ini masih tergolong lancar dan belum ada lonjakan penumpang di Pelabuhan Merak.

“Hari ini di jalan masih lancar, tapi kemungkinan ya, dua hingga tiga hari ke depan akan lebih ramai lagi,” ujarnya.

Tak jauh beda disampaikan Saras, penumpang lainnya, Febri dan Rapih asal Bandung juga memilih mudik ke kampung halaman ketimbang tahun lalu menggunakan kendaraan motor. Kedua penumpang yang akan mudik ke Lampung ini memilih untuk tidak terjebak lonjakan penumpang saat puncak arus mudik.

“Enggak mau terjebak macet aja kalau di mendekati puncak arus mudik. Tahun lalu pas puncak arus mudik bisa berjam-jam untuk masuk ke kapal. Tahun lalu, saya berangkat dari Bandung naik motor itu jam 03.00 subuh dan baru bisa terangkut sama kapal jam 11.00 WIB siang. Makannya, saya kapok kalau pulang kampung di puncak arus mudik,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here