CILEGON, SSC – Bertepatan pada HUT Kota Cilegon ke-22, Walikota dan Wakil Walikota, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta mengumumkan akan merealisasikan janji politik pada Kampanye Pilkada 2020 lalu. Helldy-Sanuji pada momentum HUT yang jatuh setiap 27 April juga sekaligus meluncurkan Program Kartu Cilegon Sejahtera (KCS).
Realisasi janji politik dan program KCS diumumkan saat kegiatan Riung Mungpulung yang diselenggarakan di Aula Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon, Selasa (27/4/2021).
Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, Pemkot pada APBD Murni 2021 baru akan merealisasikan 5 janji politik Helldy-Sanuji. Kelimanya itu diantaranya pertama, pemberian honor Rp 1 juta untuk RT/RW se-Kota Cilegon yang dibayarkan sebulan sekali. Kedua, dana lingkungan RW Rp100 juta per tahun. Untuk program tersebut akan disinkronisasikan dengan program dana pembangunan wilayah kelurahan (DPWKel).
Ketiga, pembangunan 43 ruang terbuka publik yang akan dimulai dengan pembangunan Taman di Kelurahan Kedalaman.
Keempat yaitu program delapan fasilitas hobi dan komunitas. Di mana akan dimulai dengan pembangunan fasilitas hobi dan komunitas panjat tebing di alun-alun Cilegon. Selanjutnya fasilitas hobi dan komunitas ini akan disediakan di seluruh kecamatan baik di taman Kecamatan yang telah eksis ataupun yang akan dibangun.
Kelima, penyerapan 25 ribu tenaga kerja melalui program pelatihan dan pemagangan tenaga kerja bantuan modal usaha serta pendampingan atau inkubasi usaha pada periode 100 hari kerja.
“Untuk kelima program ini akan direalisasikan pada anggaran murni 2021,”
kata Helldy dalam sambutannya pada HUT Kota Cilegon.
Tiga program lainnya, kata Helldy, akan direalisasikan dengan APBD Perubahan 2021. Diantaranya pemberian beasiswa 1.000 siswa, Kenaikan Tunjangan ASN dan Peningkatan fasilitas, utilitas dan SDM di 8 puskesmas.
“Untuk (beasiswa) kuliah di 4 Perguruan Tinggi di Cilegon (Untirta Serang, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Serang, Universitas Al-Khairiyah Cilegon dan STIKOM Insan Unggul), program 25 persen kenaikan tunjangan kinerja daerah yang akan disertai dengan penempatan ASN berbasis profesionalisme dan peningkatan sistem akuntabilitas kinerja di tataran lembaga maupun individu,” paparnya.
Pada 2022, lanjut Helldy, pihaknya akan kembali merealisasikan 2 program lainnya. Yakni, 50 persen kenaikan honor guru honorer dan guru madrasah serta pemberian dana stimulus Rp 10 juta untuk DKM se-Kota Cilegon.
“Sedangkan dua program lainnya yaitu program 50 persen kenaikan honor guru madrasah dan program 10 juta pertahun dana stimulan operasional DKM akan direalisasikan pada Tahun 2022 karena kedua program ini terkait dengan regulasi pemberian hibah atau bansos yang mengharuskan penganggaran rencana setahun sebelumnya,” bebernya.
Mengenai KCS, lanjut Helldy, program tersebut sudah mulai direalisasikan tahun ini. Namun realisasinya dilakukan secara bertahap.
“KCS yang dibagikan, tahun ini sudah bisa mulai digunakan. Namun, yang dapat digunakan adalah yang telah terkonfirmasi oleh Pemkot Cilegon. Saat ini Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon sedang melakukan pendataan untuk penerima KCS dari empat manfaat yang ada. Ada tahapan seleksinya untuk penggunaan KCS. Kita bertahap merealisasikan janji kampanye,” pungkasnya. (Ully/Red)

