Lapas Kelas IIA Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Pada peringatan HUT RI ke-76 sebanyak 833 narapidana di Lapas Kelas IIA Kota Cilegon menerima remisi (pengurangan masa tahanan). Sebanyak 3 orang diantaranya bisa langsung bebas hari itu juga.

Kasubsi Registrasi pada Lapas Kelas IIA Kota Cilegon, Endi Suhendi mengatakan, dari total napi di Lapas Cilegon sebanyak 1.600, hampir setengah jumlah narapidana menerima remisi/pengurangan masa tahanan. Pemberian remisi, Kata Endi sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 3 tahun 2018 tentang Hak Warga Binaan (WB). Napi diberikan remisi minimal telah menjalani hukuman selama 6 bulan masa pidana dan berkelakuan baik.

“Aturan napi telah menjalani masa tahanan selama 6 bulan penjara. Sedangkan kalau secara subtantif, napi yang menerima remisi ini memang berkelakuan baik saat menjalani hukuman,” kata Endi kepada Selatsunda.com,” Kamis (12/8/2021).

Baca juga  Demo Hari Tani, Mahasiswa Cilegon Soroti Lahan Pertanian Menyusut Akibat Industri

Endi tak menampik, jika jumlah napi menerima remisi pada tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun 2020. Kata dia, tahun lalu sebanyak 616 orang.

Meningkatnya jumlah napi menerima remisi, karena terdapat peningkatan jumlah napi hingga 100 persen.

“Tahun ini ada daya tampung di Lapas Cilegon ada 1.600 orang. Mayoritas kasus kejahatan di sini, narkoba. Saat ini aja, sudah ada 120 napi baru dengan status tahanan Pengadilan Dalam Proses Persidangan,” ujarnya.

Senada dengan Endi, Kasubsie Pelaporan dan Tata Tertib Lapas Kelas IIA Cilegon, Ezet Mutaqin menjelaskan, pemberian remisi ini tentunya berdasarkan tiga peraturan yang sudah ditetapkan.

Tiga peraturan tersebut terdiri dari Keppres nomor 174 tahun 1999, peraturan menteri nomor 3 tahun 2018, dan peraturan pemerintah nomor 99 tahun 2012. (Ully/Red)