Satreskrim Polres Kota menyelidiki pasutri yang terbakar di Lingkungan Wakaf, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Selasa (19/11/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Kasus pasangan suami istri (Pasutri) yang terbakar di Lingkungan Wakaf tepatnya RT 02 RW 02, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok, Kota Serang masih terus diselidiki Satreskrim Polres Kota.

Kasatreskrim Polres Kota, AKP Indra Veradinata mengatakan, hingga saat ini penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mendapatkan bukti-bukti petunjuk pasutri terbakar. Salah satunya mengungkap alat bukti BBM yang ada di kamar ketika korban mengalami insiden terbakar.

Baca : Kasus Pasutri Terbakar di Tembong, Polisi Temukan Bensin di Dalam Kamar

Menurut Kasat, bensin diduga berada di dalam kamar dan disimpan oleh korban setelah berhenti menjadi ojek online. Sebelumnya, pasutri yang terbakar bernama Indra Nurhadi (29) Fifi Hanifah (27) ini menggegerkan warga Kota Serang. Kejadian terjadi pada Senin (18/11/3019) lalu saat tengah malam.

“Ada beberapa petunjuk disinyalir bensin itu, yang bersangkutan ini, sopir grab, sopir online, karena tidak bisa setoran, mobilnya ditarik, bensinnya diambil,” ujar Indra membeberkan latar belakang pofesi Nurhadi, suami korban, Rabu (20/11/2019).

Baca juga : Pasutri Terbakar di Tembong, Polisi Duga Dipicu Cekok Mulut

Ia mengakui, sejauh ini kasus masih sulit diungkap karena saksi istri yang menjadi korban belum bisa diminta keterangan karena terkena luka bakar parah. Untuk mengungkap kasus, kata dia, rencananya sejumlah saksi akan dimintai keterangan termasuk orangtua dan adik dari pihak sang istri.

“Di TKP memang kita sempat adakan tanya jawab, namun belum bisa memberi keterangan. Masih menutupi kejadian tersebut,” ungkapnya.

Baca juga : Warga Tembong Heboh, Pasutri Terbakar di Dalam Kamar

“Rencanya akan kita panggil, memungkinkan akan kita panggil saudaranya dan keluarganya. Cuman kendalanya, adiknya tidak bisa bicara,” sambung dia.

Ia menyatakan, kasus itu masih terus didalami. Jika saksi pulih dimungkinkan akan dimintai keterangan.

“Sementara masih berjalan, pemeriksaan lanjutan. Sambil menunggu korban pulih dan kalau sudah pulih, kita akan minta keterangan kepada yang bersangkutan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here