JAKARTA, SSC – Musuh rambut yang paling utama sepertinya adalah bagian ujung rambut yang pecah-pecah dan kering. Namun, kita tak selalu harus memotongnya. Menurut direktur kreatif di Maxine Salon, Amy Abramite, rambut pecah-pecah terjadi karena lapisan pelindung di bagian luar kutikula rambut rusak.

“Penyebabnya karena stresor dari luar, seperti penataan rambut dan zat kimia yang dipakai di salon. Saat struktur internal rambut terbuka, rambut menjadi rapuh, dehidrasi, dan rusak, akhirnya pecah-pecah,” kata Amy, seperti dikutip dari stylecaster.com.

Walau kondisi rambut pecah-pecah yang terlalu parah sebaiknya dipotong, tapi pada beberapa kondisi kita masih bisa menyelamatkannya dengan cara berikut ini:

– Gunakan sisir yang tepat Setelah menggunakan kondisioner saat keramas, secara perlahan sisir rambut menggunakan sisir bergigi jarang (wide-tooth comb) sampai kusutnya terurai. Cara ini akan mencegah rambut patah saat kita mencoba menyisirnya setelah keramas.

– Jauhkan dari alat panas Sebaiknya jauhkan dulu rambut dari alat yang menghasilkan panas, entah itu hair dryer atau catokan rambut. Jika ingin menggunakannya, pilihlah produk dengan kualitas baik.

– Lembut Perlakukan rambut kita seperti gaun mewah bermaterial mahal. Perlakuan yang lembut dan berhati-hati akan membuatnya indah dan berkilau. Ini berarti jangan mengikatnya terlalu kencang dan batasi penggunaan jepit rambut yang mengandung metal.

– Pakai kondisioner Kondisioner yang dibiarkan tanpa dibilas lebih direkomendasikan untuk mengatasi rambut pecah-pecah. Kondisioner tersebut dianggap bisa memberi perlindungan terhadap panas dari alat penataan rambut dan juga paparan sinar matahari.

– Cukupi nutrisi Nutrisi yang baik akan berpengaruh juga pada kondisi rambut kita. Vitamin B, seperti asam folat dan biotin, sangat dibutuhkan untuk memiliki rambut yang tebal, sehat, dan berkilau.

Asam folat membantu produksi sel darah merah yang juga memberi kekuatan untuk pertumbuhan rambut. Makanan yang kaya asam folat antara lain sayuran berdaun hijau, jeruk, kacang kedelai, dan juga gandum. Sementara itu biotin akan menguatkan rmabut dan kuku. Dapatkan biotin dari kacang-kacangan.

– Batasi zat kimia pada rambut paparan zat kimia pada rambut yang berasal dari proses pewarnaan, highlight, pelurusan, dan juga pengeritingan, akan menyebabkan trauma pada rambut.

Jika rambut kamu mulai terlihat kering dan patah di ujungnya, hindari melakukan treatment apa pun di rambut. Selain itu, jangan terlalu sering keramas.

– Potong ujungnya Merapikan rambut dengan memotongnya secara berkala adalah perlindungan terbaik mencegah rambut patah. Makin lama kamu menunda memotong bagian ujung rambut, makin parah kondisi patahnya. (Kompas.com/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here