CILEGON, SSC – Pelabuhan PT. Indah Kiat Pulp and Paper (PT. IKPP) atau yang dikenal dengan Pelabuhan Merak Mas akan mengekspasi jasa pelayanan sehubungan rencana pemerintah pusat membuka Pelabuhan yang ada di Kecamatan Pulomerak itu sebagai tempat untuk bongkar muat barang impor.

General Manajer Pelabuhan PT. IKPP Merak, Yohanes Sumartono mengatakan, kebijakan pemerintah untuk membuka keran barang impor masuk ke Pelabuhan Merak Mas sangat diapresiasi karena hal itu dapat mempermudah dan menunjang pelayanan jasa bongkar muat yang diberikan pihaknya kepada importir. Apresiasi kepada Kementerian Perdagangan itu, kata Yohanes diharapkan dapat selaras dan sejalan dengan kementerian lainnya agar jasa pelayanan bongkar muat baik barang jenis curah dan kontainer dapat ditingkatkan untuk mengatasi kepadatan di Pelabuhan Tanjung Priuk.

“Bagi kita penyedia fasilitas, siap. Tinggal dari Kementrian Perhubungan dapat memberikan dukungan. Sejauh ini, kami (penyediaan pelabuhan, red) kan bekerjasama dengan Pelindo. Melayani jasa pelayanan umum, baik curah maupun kontainer. Untuk spesifiknya saat ini, di Merak Mas ada semua jenis barang dan tidak ada spesialisasi, ” Ungkapnya, Rabu (18/04/2018).
Lebih jauh, Kata Yohanes, jasa bongkar muat di Pelabuhan Merak Mas sangat berpotensi. Apalagi, pelayanan jasa seperti jasa kontainer merupakan salah satu ujung tombak jasa pelayanan pihaknya. Karena jasa itu di Banten hanya ada di Merak Mas.

“kalau nanti cargo meningkat, kita akan meningkatkan fasilitas juga seiring dengan permintaan. Dulu sempat kita mencapai 120.000 Teus. Memang sampai saat ini yang mendominasi masih curah. Tetapi, kita juga satu-satunya pelabuhan kontainer di banten, dan yang siap hanya di Merak Mas,” Paparnya.

Secara terperinci, sambungnya, jasa kontainer di Merak Mas dapat mencapai dengan jumlah rata-rata perbulan mencapai 2.500 Teus. Dengan adanya kebijakan pemerintah itu diharapkan pelayanan jasa kontainer dapat ditingkatkan hingga mencapai 120.000 Teus pertahun.

“Sekarang (kontainer, red) 25 ribu teus pertahun. Kalau perbulannya bisa rata-rata 2.500 teus. Mudah-mudahan, bisa kita tingkatkan menjadi 10.000 teus perbulan, ” Harapnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here