20.1 C
New York
Rabu, Desember 10, 2025
BerandaMaritimIntegrasikan Multimoda di Pelabuhan Merak,  Kemenhub Tunggu Kajian Bisnis PT ASDP

Integrasikan Multimoda di Pelabuhan Merak,  Kemenhub Tunggu Kajian Bisnis PT ASDP

-

CILEGON, SSC – Pengitegrasian sejumlah moda transportasi atau Transit Oriented Develompment (TOD) di Kawasan Pengembangan Pelabuhan Merak,  Cilegon yang dijalankan oleh Kementerian Perhubungan RI masih berproses. Lewat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat,  konsep itu masih disesuaikan dengan hasil kajian bisnis yang dibuat PT ASDP.

Diketahui, pemerintah pusat tengah melaksanakan konsep pembangunan sistem transportasi multimoda di Kawasan Pengembangan Pelabuhan Merak. Konsep TOD itu mengintegrasikan dermaga premium (dermaga VI), Terminal Terpadu Merak (TTM) dan Kereta Api. Untuk mengitegrasikan itu, ASDP menjalin kerjasama pemanfaatan (KSP) lahan milik Pemkot Cilegon dan lahan TTM milik Kemenhub.

“Jadi nanti pada lokasi itu,  akan dibangun oleh pihak ASDP.  Sehingga nanti bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk fungsi terminal saja tetapi bisa untuk bisnis. Bisa juga hotel, bisa juga mall tergantung nanti bagaimana konsepnya ASDP. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, sudah bisa ada keputusan. Sehingga nanti akan saya urus dengan Kementerian Keuangan untuk dilelangkan,” ungkap Dirjen Darat, Budi Setyadi, Rabu (23/5/2018).

Lebih jauh Budi menjelaskan, Kemenkeu akan terlebih dahulu mengkaji secara komprehensif hasil kajian bisnis ASDP. Hal itu untuk menentukan porsi kerjasama bisnis ketiga pihak baik ASDP, Kemenhub dan Pemkot sebelum pembangunan dilelangkan.

“Kementerian Keuangan akan mendampingi kita, sehingga nanti sudah mungkin akan mengeluarkan, menyangkut sewaannya, konsesinya dan sebagainya. Nanti baru akan kita lelangkan,” tuturnya.

Disinggung secara mendetail berapa porsi yang akan diperoleh pemkot atas KSP itu, kata Dirjen, pihaknya tidak menjelaskan lebih jauh. Namun prinsipnya, kerjasama yang dibuat akan saling menguntungkan masing-masing pihak.

“Yang termasuk punya pemkot, termasuk yang akan diserahkan kepada pusat, Itu nanti sudah termasuk yang dalam perhitungan untuk di KSP kan. Jadi pemkot juga nanti akan menyerahkan itu semua ke ASDP,” terangnya.

Konsep pembangunan TOD itu, harap Dirjen, dapat terealisasi secepatnya. Bahkan Ia memprediksi konsep itu dapat dimulai pada tahun ini.

“Harapan saya,  kalau ini tidak ada halangan,  tahun ini kita groundbreaking,” urainya (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -