20.1 C
New York
Minggu, Februari 15, 2026
BerandaPeristiwaJalankan Program Pasar Tani, DPKP Cilegon Akan Pasarkan Produk Pertanian di Tiap...

Jalankan Program Pasar Tani, DPKP Cilegon Akan Pasarkan Produk Pertanian di Tiap Kecamatan

-

CILEGON, SSC – Program Pasar Tani masuk dalam program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar-Fajar Hadi Prabowo. Program ini oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Cilegon akan diwujudkan dengan memasarkan produk hasil petani di setiap kecamatan.

Kepala DPKP Kota Cilegon, M Ridwan mengatakan, Program Pasar Tani masuk dalam program prioritas daerah yang ada di RPJMD Kota Cilegon 2025-2029. Program ini dijalankan untuk memasarkan produk hasil pertanian di Cilegon.

Untuk memasarkan produk hasil pertanian, kata Ridwan, DPKP akan mengadakan bazar setiap kecamatan.

“Progam pasar tani ini kan masuk prioritas daerah dan masuk RPJMD juga. Artinya ini adalah untuk membuka hasil produk pertanian lokal,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).

“Nanti kita akan coba membuka di waktu-waktu tertentu berkeliling, seperi bazar di setiap kecamatan. Kita Akan buka pasar tani, produk pertanian kita,” sambungnya.

Ridwan mengungkapkan, tujuan Program Pasar Tani dilakukan untuk memasarkan hasil pertanian secara langsung dari para petani kepada masyarakat.

“Artinya, memasarkan produk produk yang kita tanam, dari pertanian kita. Nanti kita buka bazar,” paparnya.

Konsep Program Pasar Tani, katanya, hamper sama dengan Program Pangan Murah.

“Konsepnya hampir sama dengan Gerakan pangan murah. Tetapi di pasar tani, hanya untuk produk pertanian kita saja,” ucapnya.

Ia menyatakan, DPKP dalam menjalankan Program Pasar Tani akan mengembangkan hasil produk pertanian dari seluruh wilayah kecamatan. Semua yang berpotensi akan dikembangkan. Dalam upaya itu, DPKP terus melakukan pembinaan.

“Kita ini fokusnya di kelompok usaha tani, yang memang kita bina. Di kelompok tani itu, menanam berbagai macam, seperti sebelumnya di Gerem, kita bina, mereka ada tanam anggur. Kemudian ada juga jagung pulut, jagung manis. Di greenhouse ada anggur. Produk itulah yang akan kita pasarkan, di pasar tani,” ucapnya.

Saat ini, pertanian di Cilegon dihasilkan oleh Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Mereka menghasilkan berbagai macam produk.

“Kita ada 86 Kelompok Wanita Tani, mereka memang produksi berbagai macam seperti sayuran dan produk holtikultura, untuk cabe, cabera wit dan sayur sayuran. Nanti kita akan buat pasar taninya di 8 kecamatan,” ucapnya.

Program Pasar Tani, kata Ridwan, kan dijalankan pada 2026 mendatang. Ia berharap program mendapat respon dari masyarakat.

“Mudah-mudahan masyarakat antusias dengan program ini,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.
- Advertisment -DEWAN 2