Koordinator Wilayah Kerja Pelabuhan merak pada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten, Budiman di wawancara wartawan Selatsunda.com. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Banten menyatakan tidak pernah mengizinkan kru kapal pengangkut BBM sandar di Depo PT Pertamina, Kota Cilegon untuk turun dari kapal. Hal ini disampaikan mengklarifikasi pernyataan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Dana Sujaksani yang sebelumnya sempat menyatakan bahwa salah satu kru kapal yakni kapten kapal inisial LM asal negara Pakistan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah diizinkan turun dari kapal oleh KKP Banten.

“Kapal tiba di Perairan Banten itu tanggal 21 Juni 2020. Saat tiba di perairan, sebelum diperbolehkan sandar, kita periksa semuanya. Itu masih di tengah (perairan). Pemeriksaan semuanya, suhu bagus. Tetapi tidak ada berita kru diperbolehkan turun,” ungkap Koordinator Wilayah Kerja Pelabuhan merak pada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten, Budiman dikonfirmasi, Kamis (2/7/2020).

Baca : Kapten Kapal Asal Pakistan Terjangkit Corona Saat Bongkar Muatan BBM di Cilegon

Budiman menyatakan, kapal pada Sabtu (27/6/2020) diperbolehkan sandar tetapi tidak ada perintah untuk menurunkan kru kapal. Ada dugaan, kata dia, agen pelayaran yang mengurus kapal tersebut menurunkan kru kapal tanpa prosedur protokol kesehatan dan berita acara dari KKP Banten.

“Kalau konfirmasi kapal tiba, iya ada (pemberitahuan). Tapi untuk menurunkan kru-nya, tanpa konfirmasi KKP. Dua WNA yang turun itu. Satu negatif dan satu positif (WNA asal Pakistan),” paparnya.

Atas hal tersebut, KKP Banten langsung memeriksa agen kapal local agency dan general agency.

“Dugaan kami, agen ini menyalahi aturan. Menyalahi Standar Opetasional Prosedur,” tuturnya. (Ronald/Red)